Ilmu: Cahaya yang Menuntun Langkah Hidup


Dalam Islam, ilmu bukan sekadar alat untuk pintar, tapi cahaya yang menuntun arah hidup. Dengan ilmu, seseorang mampu membedakan yang benar dan yang keliru, yang bermanfaat dan yang menyesatkan. Tanpa ilmu, amal bisa kehilangan arah, bahkan niat baik pun bisa berujung salah jalan.

Allah mengangkat derajat orang-orang yang berilmu, karena ilmu mendekatkan hamba kepada-Nya. Semakin seseorang mengenal ilmu, semakin ia sadar betapa luasnya kekuasaan Allah dan betapa kecil dirinya. Dari sini lahir kerendahan hati, bukan kesombongan.

Namun ilmu dalam Islam tidak berhenti di kepala. Ia harus turun ke hati, lalu tampak dalam akhlak. Ilmu yang sejati melahirkan adab, menumbuhkan kepedulian, dan menggerakkan tangan untuk berbuat baik. Sebab ilmu tanpa amal hanyalah beban, sedangkan ilmu yang diamalkan menjadi jalan menuju keberkahan hidup.

Karena itu, menuntut ilmu adalah ibadah sepanjang hayat. Selama napas masih berhembus, selama itu pula seorang muslim diajak untuk terus belajar, memperbaiki diri, dan mendekatkan langkah kepada Allah.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama