Social Items




الْوَقْتُ كَالسَيْفِ اِنْ لَمْ تَقْطَعهُ قَطَعَكَ

“Waktu itu laksana pedang barang siapa yang tidak bisa menebasnya (menaklukannya), maka waktu itulah yang akan menebasmu.”


Waktu itu sangatlah berharga dan sesuatu yang berharga haruslah di isi dengan sesuatu yang berharga pula, dan janganlah kita isi dengan hal yang sia-sia, selalu menebar kebaikan, melakukan kebaikan meskipun kadang kebaikan itu tidak dianggap oleh orang lain tapi niatkan dang ingatlah bahwa setiap kita melakukan kebaikan itu lillahi ta’ala karena pujian manusia hanya fatamorgana belaka yang semu dan tak abadi.


الوقت أنفاس لا تعود

Waktu adalah nafas yang tidak mungkin akan kembali.”


Isilah waktu dengan kebaikan, dan kita haruslah memenejemen waktu kita, karena orang yang berhasi bukanlah orang yang pintar tapi orang yang berhasil adalah orang yang bisa mengatur waktunya dan memiliki target.


NIKMAT YANG SERING KITA LUPAKAN


Kita haruslah bertafakkur berapa detik waktu yang telah kita sia-siakan !


Waktu merupaka nikmat Allah yang selalu berjalan maju tidak akan pernah mundur dan takkan pernah menoleh kebelakang. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah mengajarkan kepada kita bahwa waktu itu adalah nikmat Allah yang harus kita gunakan dengan sebaik-baiknya. Tapi sangat banyak manusia yang melupakan akan nikmat Allah ini. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

 

نِعْمَتَانِ مَغْبُونٌ فِيهِمَا كَثِيرٌ مِنَ النَّاسِ ، الصِّحَّةُ وَالْفَرَاغُ

Ada dua kenikmatan yang banyak dilupakan oleh manusia, yaitu nikmat sehat dan waktu luang”. (Muttafaqun ‘alaih) "


HAFIMULTIMEDIA


WAKTUKU PEDANGKU




Agama islam merupakan agama yang rohmatal lil'alamin yang sangat perhatian dan pengertian kepada penganutnya terutama umat nabi Muhammad Saw, salah satunya yaitu tentang hal kebersihan (bersusuci/tharah) yang dalam kitab fiqih pasti ada pembahasan tentang ha tersebut. Bahkan pada masa pandemi ini yang pemerintah sangat menganjurkan cuci tangan yang mana cuci tangan tersebut termasuk dalam ritual wudhu' dalam agama Islam yang 1400-an silam telah disyariatkan Allah Swt. melalui perantara kekasihnya Yakni Nabi Muhammad Saw.


Pertanyaan


Katakanlah Zaid seorang santri yang sering was-was ketika melaksanakan suatu ibadah, terutama ketika ia sedang berwudhu’,dia seakan-akan merasa bahwa anggota wudhu’nya belum terbasuh sempurna. Jadi bila terjadi hal tesebut bagaimana cara mengatasinya ?

Jawaban

  • Bila si zaid merasa was-was akan anggota yang dibasuh sedangkan dia masih berada dalam pertengahan wudhu’, maka cukup membasuh anggota yang ragu-ragu tersebut lalu melanjutkannya dengan anggota basuhan selanjutnya dengan tetap menjaga tertibnya wudhu’.
  • Sedangkan apabila keraguan tersebut terjadi setelah pelaksanaan wudhu’ maka hal tersebut tidak membahayakan dan tetap wudhu’nya dianggap sah.


Refrensi:


(1) (فرع) لو شك المتوضئ او المغتسل فى تطهير عضو قبل الفراغ من وضوئه او غسله طهره و كذا ما بعده فى الوضوء او بعد الفراغ من طهره لم يؤثر......


)1) Syech Zainuddin Abdul Aziz Al Milibari, Fathul Mu’in, Hal:6



HAFIMULTIEDIA


WUDHU' ORANG YANG WAS-WAS APAKAH SAH ?



Sombong merupakan sifat tercela yang harus dijauhi oleh manusia yang mana sifat tersebut sangat susah untuk dihilangkan dari diri manusia. Pada hakikatnya manusia sangat tidak berhak untuk sombong karena segala sesuatu didunia ini hakikatnya semua milik allah.

 

Diriwayatkan dari Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu dari Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,

 

لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ مَنْ كَانَ فِي قَلْبِهِ مِثْقَالُ ذَرَّةٍ مِنْ كِبْرٍ قَالَ رَجُلٌ إِنَّ الرَّجُلَ يُحِبُّ أَنْ يَكُونَ ثَوْبُهُ حَسَنًا وَنَعْلُهُ حَسَنَةً قَالَ إِنَّ اللَّهَ جَمِيلٌ يُحِبُّ الْجَمَالَ الْكِبْرُ بَطَرُ الْحَقِّ وَغَمْطُ النَّاسِ 

Artinya: “Tidak akan masuk surga seseorang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan sebesar biji sawi.” Ada seseorang yang bertanya, “Bagaimana dengan seorang yang suka memakai baju dan sandal yang bagus?” Beliau menjawab, “Sesungguhnya Allah itu indah dan menyukai keindahan. Sombong adalah menolak kebenaran dan meremehkan orang lain.“ (HR. Muslim no. 91)

 

Orang yang sombong akan selalu menganggap dirinya lebih mulia dari orang lain, akan selalu menganggap rendah dan merasa selalu benar padahal dirinya memang benar-benar salah.meskipun orang tersebut.

 

Menurut imam Al Ghazali dalam karangan kitabnya yang monumental yakni kitab ihya’ ulumuddin menjelaskan tujuh perkara yang dapat menyebabkan manusia menjadi sombong:

  •  Ilmu

Sejatinya ilmu akan menjadikan seseorang lebih rendah seperti halnya padi yang semakin berisi akan semakin menunduk tapi berhati-hatilah bahwa ilmupun bisa membuat orang menjadi sombong. Seorang yang alim yang memiliki pengetahuan yang baik selayaknya tidak bersifat seperti orang kaya dimana setiap kali bertambah pula ilmunya bertambah pula kesombongannya.


  • Amal dan ibadah

Amal dan ibadah merupakan bekal kita untuk menuju akhirat beramal dengan ikhlas tanpa riya’ itu merupakan sesuatu yang harus kita usahakan karena terkadang seseorang yang telah merasa dirinya memiliki amal ibadah yang banyak akan dapat terjangkit penyakit sombong ini, merasa dirinya melaksanakan begitu banyak amal ibadah dan menganggap sedikit amal orang lain, merasa amalnya lebih baik ketika melihat orang melakukan suatu ibadah, maka hendaknya kita menjauhinya.

 

  • Keturunan (nasab)

Kemudian, rasa sombong bisa timbul dari faktor keturunan atau nasab. Adakalanya bila seseorang memiliki orang tuanya menjadi tokoh disuatu masyarakat, angkuh menganggap rendah, membusungkan dada ketika bertemu dengan orang lain yang tingkatan mereka masih berada dibawah tingkatannya.

 

  • ketampanan, kecantikan

memiliki wajah yang rupawan tidak seharusnya menjadikan seseorang menjadi angkuh, karena pada dasarnya cantik dan tampan itu relatif. Namun karena godaan setan dan nafsunya seseorang bisa menjadi sombong karena tampilan fisiknya yang indah

setan akan terus menggoda anak adam terutama anak muda yang selalu ingin penampilannya lebih gagah dan orang lain dianggapnya tidak lebih cantik dan tampan dari dirinya dengan memamerkan kelebihannya.

sebuah hadits yang berbunyi:

إِنَّ اللَّهَ لَا يَنْظُرُ إِلَى صُوَرِكُمْ وَأَمْوَالِكُمْ وَلَكِنْ يَنْظُرُ إِلَى قُلُوبِكُمْ وَأَعْمَالِكُمْ

“Sesungguhnya Allah tidak akan melihat bentuk rupa dan harta kalian, tetapi Allah melihat kepada hati dan amal-amal kalian” (H.R. Muslim).

 

  •  Harta

Haruslah kita sadari bahwa sebenarnya harta itu bukanlah milik kita, melainkan milik Allah yang dititipkan kepada kita. Jadi, jika ada orang yang sombong dengan hartanya yang melimpah, maka orang itu tidak tahu malu. Dan seharusnya bagi orang mukmin harta itu hanya ada ditangan bukan ada hati.

Karena kelak kalau kita sudah tiada, harta kita akan tinggal, anak keturunan tinggal. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Al-Qur’an

يَوۡمَ لَا يَنفَعُ مَالٞ وَلَا بَنُونَ ٨٨ إِلَّا مَنۡ أَتَى ٱللَّهَ بِقَلۡبٖ سَلِيمٖ ٨٩

Artinya:  “Pada hari yang harta dan anak-anak tidak lagi berguna, kecuali orang yang menghadap Allah dengan kalbu yang bersih.” (asy-Syu’ara: 88—89)

Qalbu jenis inilah yang harus dijaga kesucian dan keselamatannya. Kalbu ini suci dan selamat dari kesyirikan, kekufuran, kebid’ahan, kesombongan, dan bersih dari segala bentuk kemaksiatan.

 

  • Kekuatan dan kukusaan

kekuatan, kemampuan, dan kehebatan yang dimiliki seseorang bisa menjadikannya sombong. kita harus ingat kepada Allah yang telah menciptakan kita dengan sebaik-baiknya penciptaan. Sombong dengan kemampuan diri, sama saja sombong dengan pemberian. Karena, kekuatan dan kemampuan diri merupakan pemberian Allah.

Kita pun mestilah berlindung diri kepada Allah agar ketika kita memiliki skill mapan dalam hal tertentu, dalam dakwah, pendidikan,, dll, dan dihindarinya kita dari kesombongan di dalam hati.

 

  • Pengikut, penolong kelompok, kerabat)

Sebab yang terakhir adalah pengikut, kelompok atau kerabat dekat. Karena teman dekat adalah seorang pejabat lalu seseorang bebangga diri. Karena mempunyai seseorang yang memiliki jabatan atau pangkat, seseorang kemudian membusungkan dada. Karena memiliki pengikut (umat) yang banyak dan berstrata tinggi, seorang ustadz atau kiayi merasa diri sukses dakwah. Semua ini adalah jebakan yang setan buat. Hati-hati merupakan sikap terbaik dalam hal ini.



HAFIMULTIMEDIA

7 PERKARA YANG DAPAT MEMBUAT MANUSIA SOMBONG

 




Obat Hati itu ada lima perkara:

  1.  Baca Al Qur’an dan maknanya
  2.  Sholat malam
  3.  Berkumpul dengan orang shalih
  4.  Perbanyak puasa
  5.  Dzikir malam

Hati merupakan komponen terpenting dalam diri manusia, belum tentu penampilan baik mencermikan hati kita baik ataupun sebaliknya karena hati itu penuh misteri, maka sebaiknya kita tidak menilai seseorang dari sisi dhohirnya saja.


Prilaku seseorang baik ataupun buruk hal itu merupakan cerminan dari hati tersebut. Tapi asalnya manusia semuanya fitrah suci tidak ada satu nodapun yang mencemari tapi karena banyak maksiat yang kita lakukan menyababkan hati kita menjadi bernoda, membuat manusia enggan dan malas untuk melakukan kebaikan.


Dalam agama islam penyakit hati sangatlah banyak yang kita seperti: Dengki (hasut), sombang, iri hati, pemarah, dll. Maka penyakit hati tidaklah bisa diobati dengan obat ataupun pergi ke dokter, karena penyakit tersebut bukanlah penyakit dhohir tapi merupakan penyakit batin. Dalam agama islam obat hati itu ada lima :


Membaca Al Quran dan maknanya.

وَنُنَزِّلُ مِنَ ٱلْقُرْءَانِ مَا هُوَ شِفَآءٌ وَرَحْمَةٌ لِّلْمُؤْمِنِينَ ۙ وَلَا يَزِيدُ ٱلظَّٰلِمِينَ إِلَّا خَسَارًا

Artinya: Dan Kami turunkan dari Al Quran suatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al Quran itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian.


Mendirikan sholat malam

Allah Ta’ala berfirman dalam surat Al Isra’ ayat 79:

 

وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَكَ عَسَى أَنْ يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَحْمُودًا

Artinya: “Dan pada sebagian malam, lakukanlah shalat tahajud (sebagai suatu ibadah) tambahan bagimu, mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji.


Malam merupakan waktu yang sunyi sepi dari keramain manusia dan merupakan waktu yang mustajabah. Waktu yang sangat tepat untuk kita bermunajad mendekatkan diri kepada Allah, membenahi diri untuk menajdi diri agar menjadi lebih baik.


Berkumpul dengan orang shaleh

Allâh Azza wa Jalla berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَكُونُوا مَعَ الصَّادِقِينَ

Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allâh, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar (jujur).” [At-Taubah/9:119]


Dengan kita berkumpul bersama orang sholeh seidkit banyak kita akan mendapatkan barokah dari orang-orang sholeh tersebut, seperti halnya kita bila berkumpul dengan penjual parfum pastilah kita akan juga mendapatkan bau harum parfum tersebut.


pastilah kita akan juga mendapatkan bau harum parfum tersebut.

 

Perbanyak puasa

Puasa merupakan amalan yang sir yang mana orang lain tidak akan tahu kecuali diri kita sendiri dengan sang pencipta, tidak hanya itu tapi banyak sekali manfaat dari puasa salah satunya yaitu dapat meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah Swt.

عَنْ اَبِى قَتَادَةَ رض اَنَّ النَّبِيَّ ص سُئِلَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ اْلاِثْنَيْنِ فَقَالَ: ذلِكَ يَوْمٌ وُلِدْتُ فِيْهِ وَ اُنْزِلَ عَلَيَّ فِيْهِ.

Dari Abu Qatadah RA bahwasanya Nabi SAW ditanya tentang berpuasa di hari Senin. Maka beliau bersabda, “Hari Senin adalah hari kelahiranku dan hari diturunkannya wahyu kepadaku”.

[HR. Ahmad, Bukhari dan Muslim]


Perbanyak dzikir

Dengan berdzikir kita dapat menenangkan hati kita bisa bermunajat mendekatkan diri kepada sang Ilahi, karena penyakit yang sesungguhnya yaitu di hati untuk mengobati penyakit dihati bukan dengan obat-obatan dari dokter tapi dengan perbanyak berdzikir kita bisa mengobati penyakit hati.


HAFIMULTIMEDIA


KUNCI KETENANGAN HATI

 



Perlahan kita begitu sering mendengar satu ucapan orang, sabar itu ada batasnya, orang yang berkata seperti itu pada hakikatnya sifat sabar tersebut tidak ada ada batasnya. Seperti perkataan Gus Dur “sabar itu gak ada batasnya karena kalau ada batasnya berarti gak sabar”. Sabar sesungguhnya seperti sabarnya Rosulullah Saw,


Setiap manusia dituntut untuk selalu bersabar ketika menghadapi masalah,ujian, cobaan, musibah, dll. Terutama dimasa-masa pandemic Covid yang sedang melanda dunia ini. Itu suatu bentuk ujian dan teguran kepada manusia untuk kita selalu berbuat baik. Sabar dapat juga dimaknai sebagai tidak mudah marah, tahan menghadapi cobaan dan tidak putus asa. Orang yang sabar dapat mengendalikan emosinya dan tenang jiwanya saat diterpa banyak cobaan dan ujian.


لَا يُكَلِّفُ ٱللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا

Artinya: Allah Tidak Akan Menguji Hamba-Nya di Luar Batas Kemampuannya.

Sabar merupakan kunci keberhasilan, kenapa harus diartikan sebagai kunci keberhasilan, karena, ketika allah memberi sebuah ujian kepada kita disitulah seorang hamba harus berlatih dengan kesabarannya dan jika kita menjalani cobaan tersebut dengan rasa sabar maka allah akan menaikkan keimananya dan memberika derajat yang luhur disisinya.


Beberapa keutamaan yang Allah berikan kepada orang yang bersabar:

  • Pada orang yang selalu bersabar Allah Swt. Menjajikan surge dan kedudukan yang tinggi sesuai dengan firman Allah surat Ar Rad ayat 24:

سَلَامٌ عَلَيْكُمْ بِمَا صَبَرْتُمْ ۚ فَنِعْمَ عُقْبَى الدَّارِ

(sambil mengucapkan): "Salamun 'alaikum bima shabartum". Maka alangkah baiknya tempat kesudahan itu.

أُو۟لَٰٓئِكَ يُجْزَوْنَ ٱلْغُرْفَةَ بِمَا صَبَرُوا۟ وَيُلَقَّوْنَ فِيهَا تَحِيَّةً وَسَلَٰمًا

Mereka itulah orang yang dibalasi dengan martabat yang tinggi (dalam surga) karena kesabaran mereka dan mereka disambut dengan penghormatan dan ucapan selamat di dalamnya, (Al-Furqan Ayat 75)


  • Allah menjanjikan kepada orang yang bersabar sesuai dengan firman dalam surat Ali Imran ayat 200:

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱصْبِرُوا۟ وَصَابِرُوا۟ وَرَابِطُوا۟ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung.


  • Orang yang bersabar akan mendapatkan petunjuk

Orang yang memilih bersabar Allah janjikan akan menjadi orang-orang yang mendapat petunjuk bagi oarng yang bersabar. Seperti Allah firmankan dalam surat Al Baqarah ayat 155-157: Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang bersabar. ( yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah mereka mengucapkan “Inna Lillahi wa inna ilaihi rojiun “. Mereka itulah yang mendapat keberkatan yang sempurna dan rahmat dari tuhan mereka dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk. (Al Baqarah 155-157)


  • Allah bersabar akan dicintai Allah Swt. Allah janjikan dalam surat Ali Imran ayat 146:

 وَٱللَّهُ يُحِبُّ ٱلصَّٰبِرِينَ

Allah menyukai orang-orang yang sabar.


"Hidup ini dipergilirikan satu sama lain. kadang kita tertawa, lantas kemudian kita terdiam, bahkan menangis. itulah kehidupan. Barang siapa yang sabar, maka semua bisa dilewati dengan hati lapang"(Tere Liye)



HAFIMULTIMEDIA


BERUNTUNGLAH ORANG YANG SABAR

 






Bulan Muharrom merupakan salah satu dari empat bulan yang dimulaikan yang sudah termaktum dalam Al Qur'an:

إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ فَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ .. الآية (36) سورة التوبة

 

“Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah ialah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu…”. (QS. At Taubah: 36)


Puasa asyura

Puasa asyura merupakan amalan sunah yang selalu dilaksanakan setiap tanggal 10 bulan muharrom. Puasa asyura juga dilaksanakan oleh umat yahudi sebagai penghormatan kepada nabi musa tetapi ada yang membedakan tentang kesunnahannya diantara puasa asyura umat islam dan yahudi maksudnya..?


Bacaan Niat Puasa Asyura

نَوَيْتُ صَوْمَ عَا شُورَاء سُنَّة لِلهِ تَعَالَى

Bacaan latin: Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i sunnati asyura lillahi ta‘ala.


Bulan muharrom, ada beberapa tempat di indonesia yang mengistilahakan bulan asyura atau bulan syura’ nama bulan syura diambil dari kata asyura,yang menandai tanggal 10 dibulan muharrom tanggal ini dianggap penting karena ada beberapa peristiwa yang di anggap penting yang terjadi didalamnya diantaranya selamatnya Nabi Musa dari kejaran tentara raja firaun, dan juga terbunuhnya Sayyidina Husain cucu Nabi Muhammad saw. Tanggal 10 muharrom ini umat islam disunnahkan untuk berpuasa selama 2 hari berturut-turut yakni berpuasa pada tanggal 9 dan 10 muharrom atau puasa tasu’a dan asyura , bisa juga dilaksanakan pada tanggal 10 dan 11 muharrom dan intinya, terdapat terdapat hikmah yang membedakan antara umat yahudi denga umat islam yang hanya melaksanakan pada tanggal 10 saja.


Puasa Tasu’ah

Disunnahkannya juga puasa Tasuah diceritakan ketika Nabi Muhammad mendapi tetangganya yang beragama Yahudi juga berpuasa pada tanggal 10 Muharron tersebut, Nabi bertanya kepada oramg yahudi tersebut mengapa dia berpuasa tanggal 10 Muharrom, lalu orang yahudi tersebut menjawab karena pada tanggal tersebut terjadi peristiwa yang agung bagi agama mereka yang mana hari itu Nabi Musa diselamatkan dari kejaran firaun dan berujung dengan kemenangan Nabi Musa As.

Lalu Nabi Muhammad bersabda kepada sahabatnya sesungguhnya kita umat islamlah yang lebih berhak untuk menghormati Nabi Musa. Karena pada masa itu Agama yahudi bukanlah seperti dulu yang murni yang sudah keluar dari jalur Syariatnya.


Bacaan Niat Puasa Tasua

نَوَيْتُ صَوْمَ ِ التَا سُوعَاء سُنَّةِ لِلهِ تَعَالَى

Artinya, "Aku berniat puasa sunah Tasu‘a esok hari karena Allah SWT."


Maka dari itu untuk membedakan dengan orang yahudi yang juga berpuasa pada tanggal 10 maka nabi Muhammad juga mesunnahkan untuk berpuasa pada tanggal 9 Muharrom yang dikenal dengan puasa Tasu’ah yang diambil dari bahasa arab berarti sembilan.


HAFIMULTIMEDIA


PUASA ASYURA DAN TASUAH BESERTA KEUTAMAANNYA

 


Bagaimanakah tata cara dan hukum mengurusi janin yang meninggal sebelum sampai usia 6 bulan ?


Jawaban:

Dalam masalah tersebut dibedakan berdasarkan dengan beberapa keadaan:

1. Apabila nampak tanda-tanda kehidupan seperti menangis, bergerak, atau bernafas
Hukumnya: seperti orang dewasa: dimandikan, dikafani, disholati dan dikuburkan.

ان ظهرت فيه امارة الحياة كاستهلاله , صارخا او تحركه اوتنفسه.

فحكمه: كالكبير, فيغسل  و يكفن و يصلى عليه و يدفن


2. Apabila tidak nampak tanda-tanda kehidupan akan tetapi nampak permulaan penciptaan manusia. Seperti: rambut, tangan, kaki dll.

Hukumnya: dimandikan, dikafani tapi tidak disolati lalu dikuburkan menurut Ibnu Hajar.

ان لم تظهر فيه امارة الحياة و لكن ظهر فيه مبدء خلق ادمي كرأس او يد او رجل.

فحكمه: يغسل و يكفن و لا يفلى عليه و يدفن عند الرملي.

3. Apabila tidak nampak permulaan penciptaan manusia seperti segumpal daging.

Hukumnya: tidak wajib melakukan apapun tapi disunnahkan menutupinya dengan kain lalu dikubrukan

ان لم تظهر فيه مبدأ خلق ادمي كقطعة لحم.

فحكمه: لا يجب فيه شيء و لكن يسن ستره بخرقة و دفنه.

ss
Sumber: Hasan bin Ahmad bin Muhammad, Taqrirotus Sadidah , hlm. 370

HAFIMULTIMEDIA

BAGAIMANAKAH TATA CARA DAN HUKUM MENGURUSI JANIN YANG MENINGGAL SEBELUM SAMPAI USIA 6 BULAN ?

 





Alhamdulillah hari ini kita memasuki tahun baru tahun 1442 H. Wajiblah bagi kita berbahagia dengan tahun baru ini karen pada hakikatnya , tahun Hijriahlah yang merupakan tahun baru milik umat islam.


Dan dengan harapan semoga di tahun yang akan kita menjadi pribadi yang lebin baik berguna bagi agama, nusa dan bangsa. 


Doa akhir tahun


Doa ini dibaca di sore hari menjelang mangrib yang merupakan akhir bulan Dzulhijjah. Doa ini merupakan doa yang langsung diajarkan Rosulullah kepada umatnya, dibaca sebanyak 3 kali.

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ اَللَّهُمَّ مَا عَمِلْتُ فِى هَذِهِ السَّنَةِ مِمَّا نَهَيْتَنِى عَنْهُ فَلَمْ اَتُبْ مِنْهُ وَلَمْ تَنْسَهُ وَحَلِمْتَ عَلَىَّ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوْبَتِى وَدَعَوْتَنِى اِلَى التَّوْبَةِ بَعْدَ جَرَا ئَتِى عَلَى مَعْصِيَتِكَ فَإِنِّى اَسْتَغْفِرُكَ فَغْفِرْلِى وَمَا عَمِلْتُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَاهُ وَوَعَدْتَنِى عَلَيْهِ الثَّوَابَ فَاَسْأَلُكَ اَللَّهُمَّ يَاكَرِيْمُ يَاذَ الْجَلاَلِ وَاْلاِكْرَامِ اَنْ تَتَقَبَّلَهُ مِنِّى وَلاَ تَقْطَعَ رَجَائِى مِنْكَ يَاكَرِيْمُ وَصَلَى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ


Doa awal tahun


Sedangkann doa ini dibaca ketika suddah memasuki waktu mangrib dengan ditandai denganadzandan tidak berneda dengan tata cara diatas, doa ini jugs dibscs 3 kali.

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ اَللَّهُمَّ اَنْتَ اْلاَ بَدِيُّ الْقَدِيْمُ اْلاَوَّلُ وَعَلَى فَضْلِكَ الْعَظِيْمِ وَكَرَمِ جُوْدِكَ الْمُعَوَّلُ وَهَذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ اَقْبَلَ اَسْأَلُكَ الْعِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَ اَوْلِيَائِهِ وَالْعَوْنَ عَلَى هَذِهِ النَّفْسِ اْلاَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ وَاْلاِشْتِغَالِ بِمَا يُقَرِّبُنِى اِلَيْكَ زُلْفَى يَاذَالْجَلاَلِ وَاْلاِكْرَامِ وَصَلَى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ


DOA AKHIR DAN AWAL TAHUN

 



 

Pelaksanaan upacara bendera diselenggarakan setiap tahun sekali bertepatan tanggal 17 Agustus bertujuan untuk mengenang jasa para pahlawan yang gugur memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.


Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Kemerdekaan RI di pondok pesantren hasan jufri tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.


Jika biasa dilakukan dengan penuh kemeriahan (pencak silat, drumband, panjat pinang, dll) maka untuk tahun ini kita harus menahan diri agar tidak terjadi kerumunan banyak orang.


Pandemi virus corona Covid-19 yang masih melanda Tanah Air membuat upacara pengebaran bendera itu berlangsung dengan segala keterbatasan, namun tetap berjalan khidmat.


Pada akhirnya Bendera Sang Saka Merah Putih tetap bisa dikibarkan di langit Pondok pesantren hasan jufri


Pondok pesantren hasan jufri melaksanakan kegiatan upacara bendera dilapangan pondok, upacara tersebut dillaksanakan oleh semua santri dan petugasnya adalah santri senior


Karena masa pandemi ini semua santri diharuskan untuk memakai masker sebagai upaya mengamalkan dan menaati protokol kesehatan


UPACARA PENGIBARAN BENDERA DI PONDOK PESANTREN HASAN JUFRI