Social Items

 




hafimultimedia




Dan seharusnya bagi penuntut ilmu tidak sampai panik dan bingung, karena hal itu bencana (yang dapat manghalangi kesuksesan). Konon guru kita Syeikhul Islam Burhanuddin berkata, sesunggguhnya saya dapat mengalahkan teman-temanku hanya karena aku tidak panik bingung meraih kesuksesan (ilmu).


Dan konon diceritakan tentang Syeikhul Islam Al-Asbihani bahwasanya, beliau dalam usaha meraih ilmu dan belajar tertimpa kebingungan/kepanikan selama dua belas tahun disebabkan pergantian pemimpin, lalu dalam berdiskusi ilmu dia keluar bersama temannya, mereka berdua tidak meninggalkan berdiskusi, dan mereka setiap hari duduk Bersama melakukan diskusi selama dua belas tahun. Berkat diskusi itu temannya menjadi Syeikhul Islamnya para pengikut Syafi’i  dan dia juga pengikut Syafi’i.



Dikutip di kitab Ta'limul Muta'allim

PANIK DAN BINGUNG

 






الإيمان أربعة أقسام :

                                                                                                                                               

1 – إيمان يزيد وينقص . . وهو إيمان العامة

2 – إيمان يزيد ولاينقص . . وهو إيمان الأنبياء

3 _ إيمان لا يزيد ولا ينقص . . وهو إيمان الملائكة

4 _ إيمان ينقص ولا يزيد . . وهو إيمان العصاة والفسقة

Keimanan itu ada empat macam:


1.      Keimanan yang kadang bertambah dan kadang berkurang, dan itu adalah keimanannya orang-orang awam.


2.      Keimanan yang selalu bertambah dan tidak pernah berrkurang dan itu adalah keimanannya para nabi.


3.      Keimanan yang tidak bertambah dan juga tidak berkurang dan itu adalah keimanannya para malaikat.


4.      Keimanan yang selalu berkurang dan tidak bertambah dan itu adalah keimanannya orang orang yang suka bermaksiat dan orang orang fasiik.





MACAM MACAM IMAN

 




hafimultimedia




HIDUP  dengan PRIHATIN

Dan seharusnya bagi penuntut ilmu menaggung kesulitan dan keletihan dalam perjalanan untuk belajar, sebagaimana dikatakan oleh Nabi Musa as, dalam perjalanNya, untuk belajar, dan tidak dituqil/tidak ada ungkapan dari Nabi Musa sebagaimana ungkapan di bawah ini untuk selain beperjalanan menuntut ilmu



لَقَدْ لَقِينَا مِنْ سَفَرِنَا هذَا نَصَباً

“sesungguhnya kita telah merasa letih kerena perjalanan kita ini”


Perlu diketahui bahwasanya perjalanan dalam menuntut ilmu tidaklah sepi dari rasa Lelah, karena menuntut ilmu adalah persoalan besar dan lebih afdhol daripada beberapa peperangan menurut pendapat kebanyakan ‘Ulama, dan upah/balasan sesuai dengan kadar jerih payah.


Maka barang siapa yang bersabar atas yang demikian itu (jerih payah dalam menuntut ilmu), maka dia akan mendapatkan kelezatan ilmu melebihi kelezatan seluruh dunia. Oleh karena itu Muhammad bin Al-Hasan bila dia bangun malam terlepaslah baginya seluruh kesulitan, lalu dia berkata; mana (nikmatnya) anak-anak Raja dibandingkan kelezatan ini.


Dikutip di kitab Ta'limul Muta'allim




HIDUP dengan PRIHATIN



عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ كَلِمَتَانِ خَفِيفَتَانِ عَلَى اللِّسَانِ ثَقِيلَتَانِ فِي الْمِيزَانِ حَبِيبَتَانِ إِلَى الرَّحْمَنِ سُبْحَانَ اللَّهِ الْعَظِيمِ سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ (رواه البخاري)

 

Setiap manusia yang hidup pasti mengalami kematian. Dan banyak orang yang lupa bahwa dirinya akan binasa, seharusnya sebagai insan yang akan mati kita selalu ingat dan dzikir kepada Allah Swt.

 

Rasulullah saw bersabda, “Barang siapa tidak mengingat Allah swt walau pun ia hidup, maka keadaannya tidak tidak berbeda dengan orang yang mati, kehidupannya adalah sia-sia.”

 

Ulama mengatakan hakekat hati, yaitu jika seseorang selalu berdzikir kepada Allah Swt, maka hatinya selalu hidup, dan barang siapa yang tidak berdzikir, maka sesungguhnya hatinya telah mati.

 

Dzikrullah itu melembutkan hati. Hati yang kosong dari dzikir kepada Allah akan menyebabkan hawa nafsu bergejolak, dan syahwat akan kuasa, sehingga hatinya menjadi keras, Dia tidak akan lagi taat kepada Allah swt. Oleh karena isilah waktu kita dengan banyak mengingat Allah dan berzikir padanya.

 

Ada banyak zikir-zikir yang utama untuk diamalkan sebagaimana yang telah dicontohkan oleh Rasulullah Saw dalam sabdanya:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ كَلِمَتَانِ خَفِيفَتَانِ عَلَى اللِّسَانِ ثَقِيلَتَانِ فِي الْمِيزَانِ حَبِيبَتَانِ إِلَى الرَّحْمَنِ سُبْحَانَ اللَّهِ الْعَظِيمِ سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ (رواه البخاري)

 

Dari Abu Hurairah ra berkata, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Ada dua kalimat yang ringan di lisan, berat di timbangan, dan dicintai Allah yang Maha Rahman, yaitu Subhaanallahul ‘azhiim dan Subhanallah wabihamdihi.” (HR. Bukhari)

 

Wallahu A’lam

Keutamaan berzikir subhannallah wabihamdihi, Subhanallahil Adzim



hafimultimedia



 

Al-Hasan bin Abu Ja’far bercerita, katanya, “pada suatu hari, gubernur lewat sehingga mereka berteriak-teriak, ‘Beri jalan!’.

 

 

Maka menyingkirlah orang-orang dan tinggal seorang tua bangka yang tak sanggup berjalan. Kemudian datanglah salah seorang petugas keamanan memukulnya dengan sekali cambuk. Lalu Habib Abu Muhammad berkata, ‘Ya Allah, potonglah tangannya’, tiga hari kamudian, orang tersebut ditangkap kerena kasus pencurian sehingga tangannyapun dipotong.






KISAH TERKABULNYA DOA HABIB ABU MUHAMMAD



AZAB DUNIA BAGI YANG MEREMEHKAN GURU

         Berkata Al Hafiz Abu Sa’ad As Sam’any: “Aku telah mendengar Abu Al Mu’ammar Al Mubarak bin Ahmad berkata:”Aku telah mendengar Abu Al Qasim Yusuf bin Ali Az Zanjany Al faqih berkata:Aku telah mendengar Abu Al Ishaq Al Fairuz Abadi berkata:”Aku telah mendengar Al Qadhi Abu Thayyib _Rahimahullah_ berkata:”suatu ketika kami berada pada suatu majlis ilmu di masjid Al Manshur, lalu datang seorang pemuda dari Khurasan, kemudian ia bertanya tentang masalah al musharrat (Musharrat adalah salah satu masalah dalam fiqh jual beli yaitu mengikat putting susu sapi/kambing agar kelihatan gemuk, banyak susunya dan akhirnya calon pembeli tertipu dengan itu, mengira hewan tersebut gemuk dan banyak susunya) dan minta di jawab dengan dalil, kemudian diberikan dalil dengan hadits Abu Hurairah yang berkenaan dengan masalah itu. Lalu iya berkata_ia bermadzhab hanafi_:”Abu Hurairah orang yang tidak di terima haditsnya”.

         Tapi sebelum selesai perkataannya ada ular besar jatuh kepadanya dari atap masjid, maka orang-orang pun berlompatan karenanya dan pemuda tadi lari tunggang langgang dan ular tadi mengikutinya, kemudian dikatakan kepadanya: Bertobatlah ! Bertobatlah !. Maka ia pun berkata: “Aku telah bertobat !!” maka ular tadi menghilang dan terlihat bekasnya.

 

Wallahu a’lam…!


AZAB DUNIA BAGI YANG MEREMEHKAN GURU

 






Kisah nyata

ANAK BERBAKTI PADA ORANG TUANYA SETELAH ORANG TUANYA MENINGGAL


 

               Sebagian Ahli ilmu berkisah, ada seorang lelaki yang memimpikan Ahli kubur keluar dari pemakaman dan memunguti apapun yang mereka temukan. Karena Takjub, ia terus berjalan dan bertemu dengan seorang lelaki yang duduk diam tidak ikut memunguti. Dengan heran ia mendekat. Dan bertanya: “Apa yang mereka pungut?”.


               “Mereka memunguti kiriman pahala dari muslimin yang membacakan al-Qur’an dan Do’a” Jawabnya.


               “Tapi, mengapa engkau tidak ikut memunguti?”.


               “Aku sudah tidak mebutuhkannya”.


               “Kenapa? Kok bisa?”.


               “Dengan bacaan khatam Al Qur’an yang senantiasa dilakukan anakku yang berjualan Zalaabiyyah/pancake di pasar Anu”.


               Setelah terbangun. Ia langsung menuju pasar yang tertunjukkan dalam mimpinya. Dan benar, ia menemukan pemuda yang berjualan pancake dengan mulut berkemak-kemik. Iapun bertanya, “Apa yang kau baca?”. “Aku membaca Al-Qur’an dan menghadiahkannya pada orang tuaku yang sudah meninggal” Jawabnya.


               Setelah lama berselang. Ia bermimpi tentang orang-orang yang telah neninggal lagi. Seperti mimpi yang pertama. Mereka memunguti hadiah pahala dari para muslimin yang masih hidup di dunia. Namun, ada yang aneh. Karena orang yang dahulu tidak ikut keluar memunguti pahala. Sekarang ikut-ikutan keluar. Setelah terbangun dari tidur, ia langsung menuju pasar tempat pemuda penjual pancake. Dan tidak ada. Setelah bertanya-tanya ternyata pemuda tersebut telah meninggal.





ANAK BERBAKTI PADA ORANG TUANYA SETELAH ORANG TUANYA MENINGGAL



Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam beliau bersabda :

سَبْعَةٌ يُظِلُّهُمْ اللَّهُ فِي ظِلِّهِ يَوْمَ لَا ظِلَّ إِلَّا ظِلُّهُ: الْإِمَامُ الْعَادِلُ وَشَابٌّ نَشَأَ فِي عِبَادَةِ رَبِّهِ وَرَجُلٌ قَلْبُهُ مُعَلَّقٌ فِي الْمَسَاجِدِ وَرَجُلَانِ تَحَابَّا فِي اللَّهِ اجْتَمَعَا عَلَيْهِ وَتَفَرَّقَا عَلَيْهِ وَرَجُلٌ طَلَبَتْهُ امْرَأَةٌ ذَاتُ مَنْصِبٍ وَجَمَالٍ فَقَالَ إِنِّي أَخَافُ اللَّهَ وَرَجُلٌ تَصَدَّقَ أَخْفَى حَتَّى لَا تَعْلَمَ شِمَالُهُ مَا تُنْفِقُ يَمِينُهُ وَرَجُلٌ ذَكَرَ اللَّهَ خَالِيًا فَفَاضَتْ عَيْنَا

 

“Ada tujuh golongan manusia yang akan mendapat naungan Allah pada hari yang tidak ada naungan kecuali naungan-Nya:

1. Pemimpin yang adil.

2. Pemuda yang tumbuh di atas kebiasaan ‘ibadah kepada Rabbnya.

3. Lelaki yang hatinya terpaut dengan masjid.

4. Dua orang yang saling mencintai karena Allah, sehingga mereka tidak bertemu dan tidak juga berpisah kecuali karena Allah.

5. Lelaki yang diajak (berzina) oleh seorang wanita yang mempunyai kedudukan lagi cantik lalu dia berkata, ‘Aku takut kepada Allah’.

6. Orang yang bersedekah dengan sembunyi-sembunyi, hingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diinfakkan oleh tangan kanannya.

7. Orang yang berdzikir kepada Allah dalam keadaan sendiri hingga kedua matanya basah karena menangis.”

(HR. Al-Bukhari no. 620 dan Muslim no. 1712)

 

Itulah 7 golongan yang dijamin untuk mendapat naungan dihari kiamat. Yang salah satunya adalah Lelaki yang diajak berzina oleh seorang wanita yang mempunyai kedudukan, dan cantik. lalu laki-laki tersebut berkata, إِنِّي أَخَافُ اللَّهَ (sesungguhnya Aku takut kepada Allah).

 

Seorang ulama besar yang bernama Syaikh Abu Bakar Al Misky. beliau sangat mudah dikenal oleh masyarakat dizamannya, karena tubuhnya selalu wangi seharum minyak misyk. Suatu hari beliau ditanya “sungguh kami selalu mencium bau wangi darimu, apa yang menyebabkan semua itu ?”.

 

Dengan bersahaja beliau pun menjawab, “demi Allah sudah bertahun-tahun aku tidak memakai minya wangi. Adapun aroma wewangi tubuh ini sebabnya adalah seperti ini.

 

Syaikh Abu Bakar Al Misky melanjutkan kisahnya mengapa tubuh beliau wangi misyk:

(Suatu ketika ada seorang wanita yang sangat menyukaiku, begitu banyak tipu daya yang ia lakukan, namun saya tidak terperdaya. Maka sampailah pada suatu hari, ia memperdayaiku untuk masuk kerumahnya, lalu ia mengunci pintu dan jedela-jendelanya. Selanjutnya ia pun merayuku dengan berbagai cara untuk meperdayaiku dan menjerumuskanku.

Akupun bingung dan tertekan dengan tipu dayanya, aku lalu berkata kepadanya, “aku mau kebelakang terlebih dahulu karena perut saya sakit mau buang air besar, setelah itu baru saya ikuti kemauanmu”. Aku meminta pembantunya mengiringiku ke toilet, sebagai tanda bahwa saya tidak akan melarikan diri. Ketika aku di toilet, aku membuang hajat/kotoran (maaf bahasanya agak kasar). Aku mengambil seluruh kotoranku dan aku lumurkan keseluruh tubuhku mulai dari ujung rambut sampai ujung kaki. Selanjutnya aku keluar dan menuju ketempat wanita itu dalam keadaan berlumuran kotoran.

Nah, ketika ia melihatku, ia pun kaget lalu ia memerintahkan pembantunya untuk mengusirku dari rumahnya. Lalu aku pergi dan membersihkan diri.

pada malam harinya aku bermimpi melihat seseorang berkata padaku,: Engkau telah melakukan apa yang belum pernah dilakukan seseorang selainmu. Sungguh akan diganti baumu dengan wewangian yang lebih wangi dari wangi-wangian didunia dan akhirat.

Maka pada pagi harinya aku terbangun dengan wangi kesturi yang keluar dari aroma tubuhku, yang demikian itu terus berlanjut sampai sekarang).

 

Bayangkan dirimu jika ada diposisi ini, tidak ada yang melihat dan mendengarmu, kecuali dia yang maha melihat dan mendengar. Jadi apakah kau akan membuatnya menjadi saksi atas perbuatanmu?

 

Subhanallah, beliau takut kepada Allah, sementara banyak orang lain yang tertawa dan menunggu-nunggu kesempatan seperti ini. Mereka tertawa, tetapi demi Allah Mereka akan banyak menangis dan menyesalinya.

 

Masya Allah, sungguh luar biasa kisah ini, bagaimana seorang alim yang menahan nafsunya yang bergejolak, yang diajak oleh perempuan untuk Berzina dan ditepis ajakan itu karena takut kepada Allah Swt. Maka pantaslah ia mendapat keutamaan yang tinggi dari Allah Swt.


Wallahu A’lam

 

begitu banyak dosa dan kemaksiatan yang telah di perbuat oleh kita. Semoga Allah mengampuni dosa dari diri kita ini, dan memberikan kekuatan kepada kita untuk menjaga diri dari hawa nafsu, dan selalu melakukan ketaatan untuk mendapatkan keridhaan Allah dan Syurga Allah Swt. Aamiin.

Kisah Syaikh Abu Bakar Al Misky berwangi Misyk








Abdullah bercerita tentang seorang hamba sahaya milik Abu Ubaid, ia berkata, ‘pada suatu hari, aku duduk-duduk di kota Damaskus bersama sekelompok para sahabatku. Tiba-tiba seseorang lewat dan dibelakangnya ada seorang hamba sahaya yang melawan. ketika budak itu di hadapan Abu ‘Ubaid, hamba sahaya itu berdoa, ‘Ya Allah, bebaskan aku dan lepaskan aku darinya’, ia kemudian berkata, ‘tolong, berdoalah kepada Allah demi aku’. Maka Abu ‘Ubaid berdoa, ‘Ya Allah, bebaskan ia dari neraka dan dari perbudakan’.




Tiba-tiba tunggangan itu menjatuhkan tuannya dan tersungkur di tanah kemudian mendekati hemba sahaya tersebut. Tuannya berkata, ‘Engkau bebas karena Allah SWT.





KISAH TERKABULNYA DOA SEORANG HAMBA SAHAYA







Banyak alasan, mengapa pencuri nyuri di malam hari. “Emangnya ngga ada hari lain? Kayak ngga ada kerjaan aja”. Kenapa ngga di siang hari aja? Takut kepanasan mungkin!.


Menurut sebagian pendapat, kenapa pencuri nyuri di malam hari? Karena di malam hari biasanya orang tidur, takut ketahuan. “Apa ada maling yang tidak takut ketahuan?”.


Ada pula sesuatu yang kita kudu tahu. Ternyata ada pula alasan yang sangat berharga dan dapat kita ambil sebagai hikmah dan pelajaran.


Adalah karena menyesuaikan dengan hatinya yang sudah gelap. Tidak salah saat ada pencuri nyuri di malam hari dia hatinya penuh dengan kegelapan, yang biasa kita sebut dengan raja kegelapan. Sehingga pencuri ini tidak dapat beraksi di siang hari.


Maka dari itu yang namanya ilmu agama itu sangat penting, sebagai penerang untuk menyinari hati kita yang gelap. Sehingga dengan adanya ilmu pada diri kita, hati kita tidak dipenuhi dengan rasa kotor.


Semoga bermanfaat. Aaamiiin …..






Alasan Pencuri Nyuri Di Malam Hari

 








عن عكرمة بن عمار حدثنى إياس بن سلمة بن الأكوع أنّ أباه حدثه أنّ رجلا أكل عند رسول الله صلى الله عليه وسلم- بشماله فقال ((كل بيمينك)). قال لا أستطيع قال((لا استطعت)). ما منعه إلاّ الكبر. قال فما رفعها إلى فيه.


 

                        Ikrimah bin Ammar meriwayatkan: iyas bin Salamah bin Al Akwa’ meriwayatkan kepadaku bahwa bapaknya {Salamah bin Al Akwa’ radhiyallahu ‘anhu} ‘’Bahwa pernah ada seorang makan dengan tangan kiri dihadapkan Rasulullah shallahu ‘alaihi wasallam, lalu beliaupun bersabda: “Makanlah dengan tangan kananmu”  , lalu ia menjawab: “Aku tidak bisa”, kemudian beliau bersabda: “semoga kamu benar-benar tidak akan bisa, ia tidak mau melakukan kecuali karena sombong”. Salamah berkata: “Ternyata ia tidak bisa memasukkan makanannya ke dalam mulutnya”. HR. Muslim.





BAHAYA MAKAN DENGAN TANGAN KIRI






KISAH NYATA


SEORANG BUDAK YANG MENJADI KEKASIH ALLAH


            Dikisahkan ada seorang laki-laki yang membeli budak, maka budak tersebut berkata kepada laki-laki itu : “Wahai Tuanku, aku mau menjadi budakmu asal kau bersedia memenuhi tiga syarat yang akan aku ajukan padamu :


1.      Yang pertama, jika waktu sholat telah tiba jangan cegah aku untuk mendirikan shalat


2.      Yang kedua, jadikanlah aku pembantu untuk melayanimu Ketika siang hari dan jangan kau bebani aku dengan kesibukan apapun di malam hari.


3.      Yang ketiga, buatkanlah untukku sebuah rumah khusus yang mana tidak ada satupun orang yang bisa memasukinya selain aku.

 

Kemudian laik-laki itu berkata : “Baiklah, akan aku kabulkan permintaanmu, lihatlah rumah-rumah itu , silahkan pilih sesukamu”.

 

Maka berkelilinglah budak itu diantara rumah-rumah yang ditunjukkan oleh tuannya tadi, dia melihat ke sebuah rumah yang sudah rusak, dan ia pun memilih rumah tersebut.


Lantas sang Tuan bertanya : “kenapa kamu memilih rumah yang sudah rusak ?”


Dan budak itu pun menjawab : “wahai tuanku, apakah kau tidak mengerti bahwa rumah yang sudah rusak ini jika ada Allah akan menjadi ramai dan menjadi taman yang indah ?” Maka budak itu pun menempati rumah itu hanya diwaktu malam saja.


Suatu Ketika disebagian malam, tuannya mengundang beberapa oranng untuk sekedar minu-minum dan bermain, Ketika tengah malam jamuan sudah selesai dan semua teman-temannya sudah pulang, maka berkelilinglah  sang tuan tersebut ke sekitar rumah dan tiba-tiba tanpa disengaja pandangannya tertuju pada kamar budaknya tersebut.


Ternyata di dalam kamar itu ada lampu yang bersinar terang dari cahaya dan memancar ke langit, yang  mana budaknya sedang bersujud kepada Allah sembari berdo’a : “Ya Allah, engkau mewajibkan kepada hamba untuk melayani yuaku di waktu siang, andaikan tidak seperti itu maka aku tidak akan disibukkan dengan siapapun kecuali hanya untuk Khidmah kepada-MU, baik di waktu siang maupun malam, maka ampunilah hamba yaa Robb “. Maka tak henti-hentinya tuannya itu melihat ke arahnya, hingga tiba waktu fajar selesai naiklah cahaya itu ke langit sedang atappun masih utup.


Kemudian sang tuan tadi mendatangi dan mengabari istrinya mengenai kejadian yang telah dialaminya itu. Dan pada malam berikutnya, berdirilah keduanya di sebelah kamar budaknya tersebut, maka melihatlah merekakepada cahaya yang sungguh terang benderang yang memancar ke atas langit, sedangkan budak tersebut dalam keadaan bersujud dan bermunajat hingga terbitnya fajar. Kemudian mereka berdua meminta dido’akan olen budaknya tersebut dan keduanya berkata : “sesungguhnya engkau merdeka dihadapan Allah, sehingga engkau meluangkan waktu untuk melayani orang yang merepotkanmua.”


Sang Tuan tersebut kemudian menceritakan apa yang telah dilihatnya Bersama istrinya tadi kepada budaknya, dan Ketika budak itu mendengar cerita itu, ia lantas menegadahkan kadua tangannya dan berkata : “yaa Allah, bukankah aku telah meminta kepada Engkau agar menutup  rahasiaku dan keadaanku ini? Aka Ketika Engkau telah membuka rahasiaku, maka cabutlah nyawaku”.


Kemudian sang budak itu jatuh dan meninggal dunia seketika itu juga.




 


SEORANG BUDAK YANG MENJADI KEKASIH ALLAH