Hujan Itu Rahmat… Tapi Kenapa Kadang Terasa Berat?

 



Hujan selalu disebut sebagai rahmat yang turun dari langit membawa kehidupan menyuburkan bumi yang kering dan menghidupkan yang hampir mati namun anehnya tidak semua orang menyambutnya dengan senyum ada yang justru merasa sesak ada yang tiba-tiba diam bahkan ada yang hatinya terasa lebih berat dari biasanya kenapa bisa begitu padahal hujan itu sama air yang turun itu juga sama yang berbeda adalah hati yang menerimanya


Hujan bukan sekadar peristiwa alam dalam islam ia adalah tanda kasih sayang dari Allah bahkan di waktu hujan doa lebih mudah diangkat langit seperti lebih dekat dengan bumi tapi justru di situlah hujan sering menjadi momen paling jujur ketika suara rintiknya jatuh perlahan dia seperti membuka ruang sunyi memaksa hati untuk berbicara tentang lelah yang selama ini dipendam tentang dosa yang belum sempat disesali tentang rindu yang tak pernah tersampaikan dan di momen itu kita tidak bisa lagi berpura-pura kuat


Maka wajar kalau hujan terasa berat bukan karena hujannya yang salah tapi karena hati kita yang sedang penuh penuh dengan urusan dunia penuh dengan luka penuh dengan hal-hal yang menjauhkan kita dari Allah kadang hujan itu seperti teguran lembut bukan dengan suara keras tapi dengan rasa yang tiba-tiba berubah seolah Allah sedang berkata kamu lagi jauh ya


Dan sayangnya kita sering salah paham kita kira hujan membawa kesedihan padahal bisa jadi hujan sedang membawa kesempatan kesempatan untuk berhenti sejenak kesempatan untuk menundukkan hati kesempatan untuk kembali karena di balik rintik yang jatuh ada doa-doa yang menunggu untuk dipanjatkan


Tapi pertanyaannya di saat hujan turun apa yang kita lakukan sibuk mengeluh atau mulai mengingat Allah karena hujan tidak pernah berubah ia tetap rahmat yang berubah adalah kita yang kadang lupa cara merasakannya jadi lain kali ketika hujan turun dan hatimu terasa berat jangan langsung menyalahkan suasana mungkin itu bukan beban tapi panggilan panggilan untuk kembali lebih dekat kepada yang menurunkan hujan itu sendiri

Top of Form

 

Bottom of Form

 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama