Saat Lelah, Ingat: Allah Tidak Pernah Jauh

 


Ada fase dalam hidup ketika lelah tak lagi terasa di tubuh, tapi menetap di hati. Senyum tetap terpasang, aktivitas terus berjalan, namun jiwa terasa kosong. Pada titik seperti itu, kita sering merasa sendirian, seolah tak ada yang benar-benar memahami. Padahal, justru di saat itulah Allah paling dekat.

Allah tidak pernah jauh. Kitalah yang sering terlalu sibuk dengan dunia sampai lupa menoleh ke langit. Lelah bukan tanda iman melemah, tapi isyarat bahwa hati butuh kembali bersandar. Sebab manusia memang diciptakan dengan batas, dan hanya dengan mengingat Allah, hati menemukan tenangnya.

Ketika doa terasa berat diucap, cukup hadirkan Allah dalam diam. Ketika air mata jatuh tanpa alasan, yakinlah itu pun didengar. Allah berfirman, “Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.” (QS. Ar-Ra’d: 28). Ayat ini bukan sekadar penghibur, tapi janji.

Maka saat lelah, jangan lari. Berhentilah sejenak, tarik napas, dan kembalilah pada-Nya. Dunia boleh menekan dari segala arah, tapi Allah tetap setia menunggu. Tidak pernah menjauh, hanya menanti kita untuk kembali.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama