Social Items

 

Sholat  adalah tiang agama

 

Shalat merupakan termasuk rukun islam yang ke dua, yang mana rukun islam itu ada lima yaitu: shahadat, shalat, puasa, zakat, berhaji ke baitullah. Sholat merupakan suatu ibadah yang wajib dan harus dilakerjakan oleh setiap umat islam.


 

Shalat adalah perintah dari Allah kepada Nabi Muhammad Saw ketika peristiwa isro’ wal mi’roj. Sholat pertama kali diperintahkan oleh Allah adalah sebanyak lima puluh waktu yang kemudian dikurangi menjadi lima waktu. Diubahnya shalat lima puluh waktu menjadi lima waktu karena atas saran dari Nabi Musa kepada Rasulullah Saw, yang mana menurut Nabi Musa umat Nabi Muhammad Saw tidak akan mampu mengerjakan shalat sebanyak lima puluh waktu.


 

Atas saran dari Nabi Musa Rosulullah pun meminta keringanan kepada Allah Saw untuk mengubah shalat lima puluh waktu menjadi lima waktu. Shalat juga memiliki khasiat bagi yang mengerjakannya.


Sebagaimana firman Allah didalam kitab suci Al-qur’an :


إِنَّ الصَّلَاةَ تَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَآءِ وَالْمُنْكَرِ


Yang artinya : Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar.(Al-Ankabut ayat 45)


Dari ayat diatas kita sebagai umat islam seyogyanya selalu mengerjakan dan menegakkan shalat karena shalat yang dilakukan orang pagi, petang, siang dan malam yang diinginkan dari shalat itu adalah tanha anil fahsya takut kepada allah, sehingga tidak lagi melakukan perbuatan keji, merugikan diri sendiri, merusak orang lain walmungkar perbuatan yang buruk.

 


Sebagai umat islam, janganlah kita melalaikan dan meninggal ibadah shalat. Karena orang yang melalaikan apalagi meningggal shalat akan mendapatkan dosa yang besar dan murka Allah Swt, Allah berfirman dalam Al-Qur’an :


فَوَيْلٌ لِلْمُصَلِّينَ . الَّذِينَ هُمْ عَنْ صَلَاتِهِمْ سَاهُونَ





Artinya : Maka neraka wail lah bagi orang yang shalat, yaitu orang yang terhadap shalatnya lalai

 


Allah Swt bertanya kepada orang yang meninggalkan shalat “maa salakakum fii saqor” mengapa engkau masuk kedalam neraka saqar..? Mereka menjawab “lam naku minal mushallin” kami tidak melaksanakan ibadah shalat.

 


Dan yang pertama kali akan dihisab, dihitung Allah Swt pada hari kiamat adalah Shalat. Jika shalatnya itu baik maka amalan lainpun ikut baik, jika rusak shalatnya maka amalan lainpun akan ikut rusak. Oleh karenanya marilah kita senantiasa menegakkan shalat dengan harapan Allah akan ridla dan menjadikan kita termasuk hambanya yang bertakwa.

 


Didalam agama islam shalat memiliki keutamaan dan manfaat yang banyak baik didunia maupun diakherat, yang mana ibadah shalat lima waktu tersebut bisa menjadi pelebur dosa-dosa yang telah kita lakukan dan shalat merupakan tiang dalam agama sebagaimana telah dikatakan dalam hadits Rosulullah Saw :

Assolatu imadud diin


Artinya : Sholat itu tiang agama.

 


Dalam hadits diatas menjelaskan bahwa shalat adalah tiang agama. Yang mana jika seseorang telah melaksanakan shalat maka ia telah menegakkan agamanya, dan jika seseorang meninggalkan shalat maka sesungguhnya ia teah merobohkan agamanya. Roboh tiang maka roboh pula atap dan bangunan lainnya.

 

Wallahu A’lam

 

 

 

 


Kenapa Enggan Untuk Sholat ?

 

Sholat  adalah tiang agama

 

Shalat merupakan termasuk rukun islam yang ke dua, yang mana rukun islam itu ada lima yaitu: shahadat, shalat, puasa, zakat, berhaji ke baitullah. Sholat merupakan suatu ibadah yang wajib dan harus dilakerjakan oleh setiap umat islam.


 

Shalat adalah perintah dari Allah kepada Nabi Muhammad Saw ketika peristiwa isro’ wal mi’roj. Sholat pertama kali diperintahkan oleh Allah adalah sebanyak lima puluh waktu yang kemudian dikurangi menjadi lima waktu. Diubahnya shalat lima puluh waktu menjadi lima waktu karena atas saran dari Nabi Musa kepada Rasulullah Saw, yang mana menurut Nabi Musa umat Nabi Muhammad Saw tidak akan mampu mengerjakan shalat sebanyak lima puluh waktu.


 

Atas saran dari Nabi Musa Rosulullah pun meminta keringanan kepada Allah Saw untuk mengubah shalat lima puluh waktu menjadi lima waktu. Shalat juga memiliki khasiat bagi yang mengerjakannya.


Sebagaimana firman Allah didalam kitab suci Al-qur’an :


إِنَّ الصَّلَاةَ تَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَآءِ وَالْمُنْكَرِ


Yang artinya : Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar.(Al-Ankabut ayat 45)


Dari ayat diatas kita sebagai umat islam seyogyanya selalu mengerjakan dan menegakkan shalat karena shalat yang dilakukan orang pagi, petang, siang dan malam yang diinginkan dari shalat itu adalah tanha anil fahsya takut kepada allah, sehingga tidak lagi melakukan perbuatan keji, merugikan diri sendiri, merusak orang lain walmungkar perbuatan yang buruk.

 


Sebagai umat islam, janganlah kita melalaikan dan meninggal ibadah shalat. Karena orang yang melalaikan apalagi meningggal shalat akan mendapatkan dosa yang besar dan murka Allah Swt, Allah berfirman dalam Al-Qur’an :


فَوَيْلٌ لِلْمُصَلِّينَ . الَّذِينَ هُمْ عَنْ صَلَاتِهِمْ سَاهُونَ





Artinya : Maka neraka wail lah bagi orang yang shalat, yaitu orang yang terhadap shalatnya lalai

 


Allah Swt bertanya kepada orang yang meninggalkan shalat “maa salakakum fii saqor” mengapa engkau masuk kedalam neraka saqar..? Mereka menjawab “lam naku minal mushallin” kami tidak melaksanakan ibadah shalat.

 


Dan yang pertama kali akan dihisab, dihitung Allah Swt pada hari kiamat adalah Shalat. Jika shalatnya itu baik maka amalan lainpun ikut baik, jika rusak shalatnya maka amalan lainpun akan ikut rusak. Oleh karenanya marilah kita senantiasa menegakkan shalat dengan harapan Allah akan ridla dan menjadikan kita termasuk hambanya yang bertakwa.

 


Didalam agama islam shalat memiliki keutamaan dan manfaat yang banyak baik didunia maupun diakherat, yang mana ibadah shalat lima waktu tersebut bisa menjadi pelebur dosa-dosa yang telah kita lakukan dan shalat merupakan tiang dalam agama sebagaimana telah dikatakan dalam hadits Rosulullah Saw :

Assolatu imadud diin


Artinya : Sholat itu tiang agama.

 


Dalam hadits diatas menjelaskan bahwa shalat adalah tiang agama. Yang mana jika seseorang telah melaksanakan shalat maka ia telah menegakkan agamanya, dan jika seseorang meninggalkan shalat maka sesungguhnya ia teah merobohkan agamanya. Roboh tiang maka roboh pula atap dan bangunan lainnya.

 

Wallahu A’lam

 

 

 

 


No comments