Social Items



Pengertian Qurban;

Setiap tanggal 10 Dzulhijjah seluruh umat islam disunnahkan untuk menyembelih kurban sebagaimana yang tercantum didalam Al Qur’an. Kata Qurban berasal dari bahasa arab yang berarti dekat, yang mana qurban juga bias disebut dengan Al Udhhiyyah yang berarti binatang sembelihan. Hewan yang sah dijadikan qurban itu ada tiga yaitu: Onta, Sapi / kerbau dan kambing.


Dalil disyariatkannya Qurban

Al Qur’an merupakan kitab suci umat islam yang didalamnya mengandung segala sumber hukum, peristiwa dan kisah, yang didalamnya terdapat suatu peristiwa kewajiban untuk berkurban seperti di dalam surat Al Kautsarayat1 - 3:

اِنَّآ اَعْطَيْنٰكَ الْكَوْثَرَ(1) فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَر(2) إِنَّ شَانِئَكَ هُوَ الْأَبْتَرُ (3).

Artinya:

1. Sungguh, Kami telah memberimu (Muhammad) nikmat yang banyak.

2. Maka laksanakanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkurbanlah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah).

3. Sungguh, orang-orang yang membencimu dialah yang terputus (dari rahmat Allah).


Surat Al-Hajj: 36


وَٱلْبُدْنَ جَعَلْنَٰهَا لَكُم مِّن شَعَٰٓئِرِ ٱللَّهِ لَكُمْ فِيهَا خَيْرٌ ۖ فَٱذْكُرُوا۟ ٱسْمَ ٱللَّهِ عَلَيْهَا صَوَآفَّ ۖ فَإِذَا وَجَبَتْ جُنُوبُهَا فَكُلُوا۟ مِنْهَا وَأَطْعِمُوا۟ ٱلْقَانِعَ وَٱلْمُعْتَرَّ ۚ كَذَٰلِكَ سَخَّرْنَٰهَا لَكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ


Artinya:

 “Dan telah Kami jadikan untuk kamu unta-unta itu sebagai syiar Allah. Kamu banyak memperoleh kebaikan dari padanya, maka sebutlah nama Allah ketika kamu menyembelihnya.”.


Asal usul Qurban

Habil dan Qobil

Keduanya merupakan putra dari Nabi Adam, ketika itu Allah memerintahkan kepada Habil dan Qobil untuk mempersembahkan qurban. Yang sudah tercantum dalam surat Al Maidah ayat 27:

وَٱتْلُ عَلَيْهِمْ نَبَأَ ٱبْنَىْ ءَادَمَ بِٱلْحَقِّ إِذْ قَرَّبَا قُرْبَانًا فَتُقُبِّلَ مِنْ أَحَدِهِمَا وَلَمْ يُتَقَبَّلْ مِنَ ٱلْءَاخَرِ قَالَ لَأَقْتُلَنَّكَ ۖ قَالَ إِنَّمَا يَتَقَبَّلُ ٱللَّهُ مِنَ ٱلْمُتَّقِينَ

Artinya: “Ceritakanlah kepada mereka kisah kedua putera Adam (Habil dan Qabil) menurut yang sebenarnya, ketika keduanya mempersembahkan kurban, maka diterima dari salah seorang dari mereka berdua (Habil) dan tidak diterima dari yang lain (Qabil). Ia berkata (Qabil): "Aku pasti membunuhmu!".Berkata Habil: "Sesungguhnya Allah hanya menerima (kurban) dari orang-orang yang bertakwa".


Disebutkan dalam Al Qur’an didalam mimpinya Nabi Ibrahim, Allah perintahkan untuk menyembelih putranya Ismail. Dan keduanya taat dan patuh kepada perintah allah tersebut. Ketika Nabi Ibrahim hendak menyembelih Ismail, Allah mengantinya dengan seekor domba. Maka dari itulah untuk mengenang peristiwa tersebut Allah memerintahkan kepada seluruh umat islam untuk berqurban.


“Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: "Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!" Ia menjawab: "Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapati ku termasuk orang-orang yang sabar". Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan anaknya atas pelipis(nya), (nyatalah kesabaran keduanya ), dan Kami panggillah dia: "Hai Ibrahim, sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu sesungguhnya demikianlah Kami member balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata, dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar. (Ash Shaaffaat: 102-107)


 HAFIMULTIMEDIA

PENGERTIAN, DALIL DAN ASAL USUL QURBAN



Pengertian Qurban;

Setiap tanggal 10 Dzulhijjah seluruh umat islam disunnahkan untuk menyembelih kurban sebagaimana yang tercantum didalam Al Qur’an. Kata Qurban berasal dari bahasa arab yang berarti dekat, yang mana qurban juga bias disebut dengan Al Udhhiyyah yang berarti binatang sembelihan. Hewan yang sah dijadikan qurban itu ada tiga yaitu: Onta, Sapi / kerbau dan kambing.


Dalil disyariatkannya Qurban

Al Qur’an merupakan kitab suci umat islam yang didalamnya mengandung segala sumber hukum, peristiwa dan kisah, yang didalamnya terdapat suatu peristiwa kewajiban untuk berkurban seperti di dalam surat Al Kautsarayat1 - 3:

اِنَّآ اَعْطَيْنٰكَ الْكَوْثَرَ(1) فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَر(2) إِنَّ شَانِئَكَ هُوَ الْأَبْتَرُ (3).

Artinya:

1. Sungguh, Kami telah memberimu (Muhammad) nikmat yang banyak.

2. Maka laksanakanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkurbanlah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah).

3. Sungguh, orang-orang yang membencimu dialah yang terputus (dari rahmat Allah).


Surat Al-Hajj: 36


وَٱلْبُدْنَ جَعَلْنَٰهَا لَكُم مِّن شَعَٰٓئِرِ ٱللَّهِ لَكُمْ فِيهَا خَيْرٌ ۖ فَٱذْكُرُوا۟ ٱسْمَ ٱللَّهِ عَلَيْهَا صَوَآفَّ ۖ فَإِذَا وَجَبَتْ جُنُوبُهَا فَكُلُوا۟ مِنْهَا وَأَطْعِمُوا۟ ٱلْقَانِعَ وَٱلْمُعْتَرَّ ۚ كَذَٰلِكَ سَخَّرْنَٰهَا لَكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ


Artinya:

 “Dan telah Kami jadikan untuk kamu unta-unta itu sebagai syiar Allah. Kamu banyak memperoleh kebaikan dari padanya, maka sebutlah nama Allah ketika kamu menyembelihnya.”.


Asal usul Qurban

Habil dan Qobil

Keduanya merupakan putra dari Nabi Adam, ketika itu Allah memerintahkan kepada Habil dan Qobil untuk mempersembahkan qurban. Yang sudah tercantum dalam surat Al Maidah ayat 27:

وَٱتْلُ عَلَيْهِمْ نَبَأَ ٱبْنَىْ ءَادَمَ بِٱلْحَقِّ إِذْ قَرَّبَا قُرْبَانًا فَتُقُبِّلَ مِنْ أَحَدِهِمَا وَلَمْ يُتَقَبَّلْ مِنَ ٱلْءَاخَرِ قَالَ لَأَقْتُلَنَّكَ ۖ قَالَ إِنَّمَا يَتَقَبَّلُ ٱللَّهُ مِنَ ٱلْمُتَّقِينَ

Artinya: “Ceritakanlah kepada mereka kisah kedua putera Adam (Habil dan Qabil) menurut yang sebenarnya, ketika keduanya mempersembahkan kurban, maka diterima dari salah seorang dari mereka berdua (Habil) dan tidak diterima dari yang lain (Qabil). Ia berkata (Qabil): "Aku pasti membunuhmu!".Berkata Habil: "Sesungguhnya Allah hanya menerima (kurban) dari orang-orang yang bertakwa".


Disebutkan dalam Al Qur’an didalam mimpinya Nabi Ibrahim, Allah perintahkan untuk menyembelih putranya Ismail. Dan keduanya taat dan patuh kepada perintah allah tersebut. Ketika Nabi Ibrahim hendak menyembelih Ismail, Allah mengantinya dengan seekor domba. Maka dari itulah untuk mengenang peristiwa tersebut Allah memerintahkan kepada seluruh umat islam untuk berqurban.


“Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: "Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!" Ia menjawab: "Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapati ku termasuk orang-orang yang sabar". Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan anaknya atas pelipis(nya), (nyatalah kesabaran keduanya ), dan Kami panggillah dia: "Hai Ibrahim, sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu sesungguhnya demikianlah Kami member balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian yang nyata, dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar. (Ash Shaaffaat: 102-107)


 HAFIMULTIMEDIA

No comments