Rahasia Belajar Ala Santri Hasan Jufri yang Membuat Ilmu Lebih Mudah Dipahami



Belajar bukan hanya soal menghafal banyak pelajaran, tetapi juga tentang bagaimana memahami ilmu dengan baik. Di Pondok Pesantren Hasan Jufri, para santri dibiasakan menerapkan cara belajar yang telah diajarkan para ulama. Berkat kebiasaan tersebut, proses belajar menjadi lebih mudah dipahami, lebih melekat dalam ingatan, dan lebih mudah diamalkan. Lalu, apa saja rahasia belajar ala santri Hasan Jufri? Simak ulasannya berikut.

Belajar Sendirian

Untuk yang satu ini menandakan dia memerlukan perhatian lebih terhadap pelajarannya, fokus adalah kunci utama dalam menghafal dan memahami pelajaran. Biasanya untuk orang yang mempunyai metode belajar seperti ini tidak biasa hidup di tempat yang ramai dan lebih nyaman jika di tempat yang tenang dan sepi. Kekurangannya jika tertidur ketika belajar maka kemungkinan tidak ada yang membangunkan. Karena tidak ada orang di sekitarnya yang dapat membangunkannya.

Tidak bisa Belajar kecuali di Tempat yang Ramai

Berbeda dengan yang diatas, kalau untuk orang yang satu ini dia tidak biasa fokus belajar jika tidak ada teman-teman di sekitarnya. Mungkin dia akan lebih merasa tenang dan semangat jika teman-temannya juga belajar sehingga terbentuklah rasa persaingan yang baik diantara mereka. Kekurangannya jika sudah mulai belajar terkadang ada saja yang mengubah haluan dari belajar menjadi mengobrol sehingga niat awalnya untuk belajar terlupakan.

Belajar dan Menghafal Pelajaran dengan Berjalan

Salah satu keunikan pelajaran untuk belajar pada anak santri di pesantren khususnya di hari-hari ujian berlangsung, santri biasanya akan mendapati di berbagai belahan pondok para santri belajar dengan sambil berjalan entah itu ke dapur untuk sarapan khususnya ketika pagi hari dan malam hari ketika belajar keliling, ketika menuju ke kamar wali kelas atau sekedar keliling pondok. Karena ketika masa-masa ujian para santri wajib membawa buku kemana-mana untuk dibaca dan bukan sekedar dibawa, tetapi agar terbiasa dengan membaca buku.

Para santri, merekapun juga mengamalkan sebuah Mahfudzot yang berbunyi خير جليس في الزمان كتاب artinya sebaik-baik teman di waktu duduk adalah buku, tidak harus ketika duduk saja tetapi ketika berjalanpun buku menjadi teman yang paling setia.

Kekurangan dalam metode ini hanya akan merasa lelah jika berjalan terus sehingga terkadang butuh istirahat sebentar.

Belajar dengan sambil Bertanya kepada Teman dan Gurunya

Untuk menguji seberapa kuat hafalan seseorang tentang suatu pelajaran tertentu maka ia akan meminta tolong terhadap temannya atau gurunya untuk menayakan beberapa pertanyaan tentang pelajaran tersebut. Hasilnya akan ketahuan seberapa kuat hafalannya di akhir pertanyaan dan biasanya teman yang di mintai tolong akan meminta ditanya juga tentang pelajaran tersebut.

Kekurangan dalam metode ini tidak semua soal yang pernah dipertanyakan akan keluar nanti ketika ujian sehingga seseorang akan merasa menyesal jika sudah seperti ini.

Itulah beberapa rahasia belajar ala Santri Hasan Jufri. Semoga dapat menjadi inspirasi untuk belajar lebih giat, lebih mudah memahami ilmu, dan meraih keberkahan dalam menuntut ilmu.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama