Pernah nggak kamu merasa sudah bekerja sangat keras, sering overtime di depan laptop, tapi rasanya posisimu stuck di situ-situ saja? Mimpimu untuk jadi desainer pro atau punya blog yang berpengaruh rasanya masih sejauh ufuk timur.
Kita sering menyalahkan faktor eksternal: "Mungkin modal
kurang", "Kurang koneksi", atau "Emang belum hoki".
Tapi, jujur deh, seringkali musuh terbesarnya bukan dari luar, melainkan dari
"kebocoran halus" di dalam diri kita sendiri. Ini adalah
kebiasaan-kebiasaan yang kita anggap sepele, padahal mereka adalah rem tangan
yang sedang kita tarik kuat-kuat.
Ayo kita bedah 5 "rem tangan" ini agar kamu bisa segera
melesat!
1. Gak Punya Tujuan Jelas
Sibuk setiap hari itu bagus, tapi sibuk untuk apa? Kalau kamu gak tahu tujuan spesifikmu, energimu akan habis untuk hal-hal yang tidak prioritas. Tanpa target, kamu cuma "jalan-jalan", bukan "melangkah".
2. Gak Fokus dan Gampang Bosen
Hari ini pengen jadi Guru, besok pengen jadi Polisi,
lusa pengen jadi Ustadz. Fokuslah pada satu skill
sampai kamu benar-benar menguasainya sebelum pindah ke yang lain.
3. Takut Gagal dan Gak Berani Coba
Terlalu lama mikirin konsep karena takut jelek atau takut nggak ada yang
suka itu penyakit! Ingat, dalam perspektif kita sebagai santri, rezeki dan
hasil akhir itu urusan Allah. Urusan kita hanyalah berikhtiar semaksimal
mungkin. Kegagalan itu bukan akhir, tapi bentuk tabayyun (konfirmasi)
terhadap kekurangan yang harus kita perbaiki. Jangan sampai kamu diam di
tempat, sementara orang lain yang "kurang jago" tapi berani coba
sudah melesat jauh karena mereka belajar dari kegagalan.
4. Gak Pernah Evaluasi Diri
Berjalan terus tanpa pernah "ngaca" itu berbahaya. Apakah
metode kerjamu sudah benar? Apakah waktu scrolling medsos-mu lebih
banyak daripada waktu berkaryamu? Mengabaikan evaluasi diri itu seperti
mengasah pisau yang sudah tumpul dengan cara yang sama terus-menerus. Bukannya
tajam, pisaunya malah makin rusak. Luangkan waktu sejenak untuk melihat kembali
apa yang sudah kamu capai dan apa yang harus diubah.
5. Ngerasa Bisa Sendiri dan Gak Mau Dengar Masukan
Hati-hati dengan sifat Ujub (bangga diri berlebihan). Merasa
desainmu paling bagus atau opinimu paling benar akan menutup pintu ilmu. Dunia
digital sekarang adalah dunia kolaborasi. Bahkan game besar pun butuh tim untuk
dibuat. Kalau kamu menutup telinga dari masukan orang lain, wawasanmu jadi
sempit dan mimpimu akan berjalan sangat lambat karena kamu memikul semuanya
sendirian tanpa navigasi dari orang yang lebih berpengalaman.
