Rabu, 11 Februari 2026 menjadi hari penuh makna bagi keluarga besar Pondok Pesantren Hasan Jufri. Di Gedung Aula Utama yang dipenuhi santri dan wali wisudawan, terselenggara Wisuda Madrasah Diniyah Takmiliyah Wustho dan ‘Ulya Putra ke-6 Tahun Ajaran 2025/2026. Acara ini menjadi pertemuan antara perjuangan panjang, harapan, dan doa yang telah tumbuh selama bertahun-tahun.
Seluruh santri tingkat I’dadi, Wustho, ‘Ulya, hingga Jami’ah turut menyaksikan momen tersebut. Kehadiran para wali wisudawan menghadirkan suasana khidmat dan hangat. Wajah-wajah yang selama ini hanya mendengar cerita perjuangan dari kejauhan kini melihat langsung hasil kesungguhan putra-putra mereka.
Acara dibuka dengan penampilan Banjari Pondok Pesantren Hasan Jufri, Grup Dhiya’ul Mujtaba. Lantunan qashidah menggema di aula, menghadirkan nuansa religius dan kebanggaan. Setiap syair mengingatkan bahwa ilmu dan perjuangan berjalan bersama dzikir serta cinta kepada Rasulullah.
Wisuda kali ini juga diiringi pengumuman kenaikan kelas. Suasana berubah menjadi tegang. Ada harap, ada cemas, ada doa yang terucap pelan. Sebagian santri tersenyum lega saat dinyatakan naik kelas. Sebagian lainnya menerima hasil dengan lapang dada. Semua menjadi bagian dari pendidikan: pembentukan mental, kedewasaan, dan keteguhan hati.
Kebahagiaan bertambah saat diumumkan santri berprestasi. Nama-nama terbaik dipanggil ke atas panggung untuk menerima sertifikat, piala, dan selempang penghargaan. Apresiasi diberikan langsung oleh Kepala Madrasah, K. Zah Faidh Bajuri, Lc., serta Pengasuh Pondok Pesantren Hasan Jufri, Kiai Moh. Najahul Umam. Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas kerja keras dan ketekunan mereka.
Para wisudawan tingkat ‘Ulya mempersembahkan Mars Hasan Jufri dan lagu perpisahan. Suara yang awalnya tegar perlahan berubah menjadi haru. Lagu itu merekam perjalanan belajar, berjuang, jatuh, bangkit, dan tumbuh bersama dalam satu lingkungan yang sama.
Rangkaian acara tersusun rapi, menunjukkan kekompakan seluruh elemen pondok. Pembukaan, sambutan, motivasi, pengumuman, hingga penutup berlangsung tertib dan hangat. Pesan yang disampaikan menegaskan bahwa wisuda adalah awal tanggung jawab baru.
Wisuda ini mengajarkan bahwa setiap proses memiliki waktunya. Ada yang melangkah cepat, ada yang membutuhkan waktu lebih panjang. Selama semangat belajar dan niat memperbaiki diri tetap terjaga, setiap langkah memiliki arti.
Pondok Pesantren Hasan Jufri kembali menorehkan sejarah. Tidak hanya meluluskan santri, tetapi membentuk karakter, keteguhan, dan keberanian menghadapi masa depan. Dari aula yang dipenuhi doa dan harapan, lahir generasi yang siap melanjutkan perjuangan dengan ilmu di dada dan akhlak sebagai cahaya.









