Wahai Anakku, Bagian 4

Wahai anakku, berapa malam yang sudah kau gunakan untuk mengulang dan mengkaji kitab dan ilmu, dan kau tinggalkan tidurmu , aku tidak tau, apa faktor di balik itu?

Bila tujuanmu semata untuk mendapatkan kemewahan dan kedudukan serta untuk mengumpulkan harta dunia, dan menyombongkannya di hadapan teman seperjuanganmu, sungguh celakalah dirimu,

Bila tujuanmu untuk menghidupkan syariat nabi dan melatih sikap dan akhlak mu, serta melawan nafsu yang mengajak kepada kekejian, sungguh beruntunglah dirimu.

Benar apa yang di katakan oleh seorang penyair ;
Bergadang untuk tujuan selainMu (Allah) adalah sia sia # dan menangis karna selain kehilanganMu adalah suatu kesalahan

Wahai anakku, hiduplah semaumu, karna kau pasti akan mati, cintailah siapapun semaumu, karna kau akan berpisah, dan berbuatlah semaumu, karena kau akan dibalas.

Wahai anakku, apa yang kau dapat dari mempelajari ilmu teologi, kontradiktif, dan ilmu ramalan serta ilmu yang lain, selain membuang-buang umur dengan menyalahi tuhanmu?!

Aku melihat di kitab Injil di sebutkan, bahwa sayyidina Isa alaihi assalam bersabda; sejak saat jasad mayyit diletakkan di keranda sampai ia diletakkan di liang lahat, Allah bertanya 40 pertanyaan padanya,  yang pertama adalah ; wahai hambaku, engkau menjaga kesucian diri dari pandangan makhluk-makhlukku, sedang kau tidak menjaganya dari pandanganku padamu?!

Dan Allah setiap hari melihat hatimu, dan berkata; apa yang kau perbuat untuk selainku, sedang hidupmu diselimuti dengan kebaikanku, apakah engkau tuli?!

Wahai Anakku~Gus Zah Faid, Bagian 4


Wahai Anakku, Bagian 4

Wahai anakku, berapa malam yang sudah kau gunakan untuk mengulang dan mengkaji kitab dan ilmu, dan kau tinggalkan tidurmu , aku tidak tau, apa faktor di balik itu?

Bila tujuanmu semata untuk mendapatkan kemewahan dan kedudukan serta untuk mengumpulkan harta dunia, dan menyombongkannya di hadapan teman seperjuanganmu, sungguh celakalah dirimu,

Bila tujuanmu untuk menghidupkan syariat nabi dan melatih sikap dan akhlak mu, serta melawan nafsu yang mengajak kepada kekejian, sungguh beruntunglah dirimu.

Benar apa yang di katakan oleh seorang penyair ;
Bergadang untuk tujuan selainMu (Allah) adalah sia sia # dan menangis karna selain kehilanganMu adalah suatu kesalahan

Wahai anakku, hiduplah semaumu, karna kau pasti akan mati, cintailah siapapun semaumu, karna kau akan berpisah, dan berbuatlah semaumu, karena kau akan dibalas.

Wahai anakku, apa yang kau dapat dari mempelajari ilmu teologi, kontradiktif, dan ilmu ramalan serta ilmu yang lain, selain membuang-buang umur dengan menyalahi tuhanmu?!

Aku melihat di kitab Injil di sebutkan, bahwa sayyidina Isa alaihi assalam bersabda; sejak saat jasad mayyit diletakkan di keranda sampai ia diletakkan di liang lahat, Allah bertanya 40 pertanyaan padanya,  yang pertama adalah ; wahai hambaku, engkau menjaga kesucian diri dari pandangan makhluk-makhlukku, sedang kau tidak menjaganya dari pandanganku padamu?!

Dan Allah setiap hari melihat hatimu, dan berkata; apa yang kau perbuat untuk selainku, sedang hidupmu diselimuti dengan kebaikanku, apakah engkau tuli?!