Social Items



Hasan Jufri - Sayyid Abdullah Bin Alwi Al-Haddad dalam kitabnya " An-Nashoihud Diniyah ", mengemukakan sejumlah kriteria (ciri-ciri) ulama sejati atau yang disebut dengan Ulama Akhirat.

Diantaranya adalah : Dia takut pada Allah SWT, bersikap Zuhud pada dunia, Qona'ah (merasa cukup) dengan rezeki yang sedikit dan menyedahkan harta yang lebih dari kebutuhan dirinya kepada masyarakat, dia suka memberi Nasihat, ber 'amar ma'ruf nahi munkar, dan menyayangi mereka serta suka membimbing kearah kebaikan dan mengajak pada hidayah, bersikap Thawadhu' terhadap masyarakat, berlapang dada dan tidak Thoma' (mengharap-harap) pada apa yang ada pada masyarakat, serta tidak mendahulukan orang kaya daripada orang miskin.

Dia selalu bergegas dalam menjalankan kebaikan, tidak kasar sikapnya, hatinya tidak keras dan akhlaqnya baik, penampilannya tenang tidak tergesa-gesa, dan tidak banyak bicara. Kepada penguasa tidak mondar-mandir mendatanginya, tidak silau, tidak diam jika melihat kemungkaran yang dilakukan penguasa jika dia mampu. Tidak mencintai popularitas, harta dan kekuasaan, bahkan dia tidak menyukai itu semua kecuali karena sesuatu yang dharurat.

Semoga Ulama-ulama yang kita ikuti, sesuai dengan ciri-ciri Ulama yang disampaikan oleh Sayyid Abdullah Bin Alwi Al-Haddad diatas, yang mengikuti Akhlaq Rasulullah dan termasuk dari golongan Ahlussunnah Wal Jama'ah... Amin

Wallahu A'lamu Bisshowab.

Tulisan: Gus Abdul Halim, Lc
 Foto: Alm. Almaghfurlah KH. Bajuri Yusuf saat bersama KH. Tengku Zulkarnain






Ciri-ciri Ulama' Sejati Versi Nasho'ihud Diniyyah



Hasan Jufri - Sayyid Abdullah Bin Alwi Al-Haddad dalam kitabnya " An-Nashoihud Diniyah ", mengemukakan sejumlah kriteria (ciri-ciri) ulama sejati atau yang disebut dengan Ulama Akhirat.

Diantaranya adalah : Dia takut pada Allah SWT, bersikap Zuhud pada dunia, Qona'ah (merasa cukup) dengan rezeki yang sedikit dan menyedahkan harta yang lebih dari kebutuhan dirinya kepada masyarakat, dia suka memberi Nasihat, ber 'amar ma'ruf nahi munkar, dan menyayangi mereka serta suka membimbing kearah kebaikan dan mengajak pada hidayah, bersikap Thawadhu' terhadap masyarakat, berlapang dada dan tidak Thoma' (mengharap-harap) pada apa yang ada pada masyarakat, serta tidak mendahulukan orang kaya daripada orang miskin.

Dia selalu bergegas dalam menjalankan kebaikan, tidak kasar sikapnya, hatinya tidak keras dan akhlaqnya baik, penampilannya tenang tidak tergesa-gesa, dan tidak banyak bicara. Kepada penguasa tidak mondar-mandir mendatanginya, tidak silau, tidak diam jika melihat kemungkaran yang dilakukan penguasa jika dia mampu. Tidak mencintai popularitas, harta dan kekuasaan, bahkan dia tidak menyukai itu semua kecuali karena sesuatu yang dharurat.

Semoga Ulama-ulama yang kita ikuti, sesuai dengan ciri-ciri Ulama yang disampaikan oleh Sayyid Abdullah Bin Alwi Al-Haddad diatas, yang mengikuti Akhlaq Rasulullah dan termasuk dari golongan Ahlussunnah Wal Jama'ah... Amin

Wallahu A'lamu Bisshowab.

Tulisan: Gus Abdul Halim, Lc
 Foto: Alm. Almaghfurlah KH. Bajuri Yusuf saat bersama KH. Tengku Zulkarnain