Social Items


Solawat Burdah merupakan salah satu Qosidah yang berisi tentang pujian-pujian kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW. Yang mana qosidah ini merupak karya menumental seorang penyair terkenal bernama Imam Al Busyiri yang berasal dari Mesir. Dan sholawat ini merupakan sholawat yang juga sering dibaca ketika ada selamatan, majelis dll.


Sholawat ini merupakan salah satu amaliyah yang dilakukan kami para santri disetiap malam tanggal lima belas bulan Hijriah. Dibaca bersama-sama oleh semua para santri di musholla dengan diiringi dengan tabuhan Dufuf (Rebana) grup Diyaul Mujtaba pondok pesantren Hasan Jufri, dengan adanya dari beberapa teman yang menjadi pemimpin bacaan untuk diikuti bersama.


 Sholawat burdah adalah solawat yang selalu dilantunkan oleh pencintanya di setiap saat, di penjuru negeri islam.  Merupakan sholawat yang pencintanya bukan hanya di negeri arab saja tetapi juga di negeri selain arab contohnya di negeri Indonesia kita ini. Didalamnya berisi pujian doa-doa yang sangat berfaedah bagi pembacanya.

Imam Busyiri merupakan seorang sufi yang memiliki nama lengkap yaitu Syarifuddin bin Abdullah Muhammad bin Sholah bin Minhaj Al busyiri nama panggilannya diambil dari mana beliau berasal dan Beliau  merupaka penyair profesional begitu banyak mutiara indah yang terkandung dalam tiap baitnya. Yang mana diceritakan bahwa beliau saat mengarang qosidah tersebut dalam keadaan sakit Stroke.


Dalam kedaan tersebut beliau merasa resah memiliki kerinduan yang amat dalam kepada sang Musthofa (Nabi Muhammad SAW). Dengan keahliannya dalam bidang syi’ir mulailah beliau melantunkan bait-bait indah berisi pujian dan doa-doa yang beliau tujukan kepada Nabi Muhammad SAW.


 Hingga tiba di suatu malam Sang Rosul dalam mimpinya mengusap tubuhnya yang sakit kala itu dan lalu Sang Nabi memberikan sebuah burdah kepadanya. Yang keesokan harinya Imam Al Busyiri sembuh total dari penyakit yang menimpanya.

 

اللهم صل على سيدنا محمد و على اله و صحبه اجمعين


Sholawat Burdah di malam 15 bulan Hijriah


Solawat Burdah merupakan salah satu Qosidah yang berisi tentang pujian-pujian kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW. Yang mana qosidah ini merupak karya menumental seorang penyair terkenal bernama Imam Al Busyiri yang berasal dari Mesir. Dan sholawat ini merupakan sholawat yang juga sering dibaca ketika ada selamatan, majelis dll.


Sholawat ini merupakan salah satu amaliyah yang dilakukan kami para santri disetiap malam tanggal lima belas bulan Hijriah. Dibaca bersama-sama oleh semua para santri di musholla dengan diiringi dengan tabuhan Dufuf (Rebana) grup Diyaul Mujtaba pondok pesantren Hasan Jufri, dengan adanya dari beberapa teman yang menjadi pemimpin bacaan untuk diikuti bersama.


 Sholawat burdah adalah solawat yang selalu dilantunkan oleh pencintanya di setiap saat, di penjuru negeri islam.  Merupakan sholawat yang pencintanya bukan hanya di negeri arab saja tetapi juga di negeri selain arab contohnya di negeri Indonesia kita ini. Didalamnya berisi pujian doa-doa yang sangat berfaedah bagi pembacanya.

Imam Busyiri merupakan seorang sufi yang memiliki nama lengkap yaitu Syarifuddin bin Abdullah Muhammad bin Sholah bin Minhaj Al busyiri nama panggilannya diambil dari mana beliau berasal dan Beliau  merupaka penyair profesional begitu banyak mutiara indah yang terkandung dalam tiap baitnya. Yang mana diceritakan bahwa beliau saat mengarang qosidah tersebut dalam keadaan sakit Stroke.


Dalam kedaan tersebut beliau merasa resah memiliki kerinduan yang amat dalam kepada sang Musthofa (Nabi Muhammad SAW). Dengan keahliannya dalam bidang syi’ir mulailah beliau melantunkan bait-bait indah berisi pujian dan doa-doa yang beliau tujukan kepada Nabi Muhammad SAW.


 Hingga tiba di suatu malam Sang Rosul dalam mimpinya mengusap tubuhnya yang sakit kala itu dan lalu Sang Nabi memberikan sebuah burdah kepadanya. Yang keesokan harinya Imam Al Busyiri sembuh total dari penyakit yang menimpanya.

 

اللهم صل على سيدنا محمد و على اله و صحبه اجمعين


No comments