Kedermawanan
adalah Bagian dari Akhlak Nabi Muhammad SAW.
Kedermawanan
adalah bagian dari akhlak Nabi Muhammad SAW. Memberi dengan Ikhlas mencerminkan
keimanan dan ketulusan.
Dalam Islam,
kedermawanan bukanlah sekedar tindakan sosial, tetapi bagian dari akhlak mulia
yang diwariskan Nabi Muhammad SAW. Memberi dengan Ikhlas, murah hati, dan
dermawan adalah ciri khas kenabian yang
membentuk karakter seorang mukmin.
bahwa sifat
suka memberi dan murah hati merupakan bagian dari akhlak Nabi SAW. Seseorang
pernah mendatangi Sayidina Ali, memohon sesuatu. Sayidina Ali memberikan kurma
atau seperempat dirham, namun orang itu merasa sedikit dan bertanya, “Apa ini?”
Tanpa ragu,
Sayidina Ali masuk ke rumah untuk mencari sesuatu yang lain. Ia hanya menemukan
baju besi miliknya, lalu diberikan kepada orang tersebut dengan tulus: “Ambil
ini, aku tidak punya yang lain.” Orang itu tercengang dan mengekspresikan rasa
syukurnya dengan dua bait puisi, “Rasa syukurku tak sebanding dengan
pemberianmu. Namun aku terlah berusaha semampuku menyampaikannya. Nikmatmu
telah membuatku memberi tiga hal padamu; tanganku, lisanku, dan hati yang
tersembunyi dalam dada” artinya dia tidak tahu bagaimana harus berterimakasih
kepada Sayidina Ali.
