Pergantian tahun dalam Islam merupakan salah satu momen yang sarat
makna dan penuh pelajaran. Tepat pada tanggal 15 Juni 2026, umat Islam memasuki
tahun baru Hijriyah 1448 H, ditandai dengan berakhirnya bulan Dzulqa'dah dan
masuknya bulan Muharram, salah satu bulan yang dimuliakan oleh Allah SWT.
Bulan Muharram bukan sekadar penanda pergantian angka tahun. Dalam
sejarah Islam, hijrah Rasulullah SAW menjadi simbol perjuangan, perubahan,
pengorbanan, dan semangat untuk menuju kehidupan yang lebih baik. Karena itu,
datangnya tahun baru Hijriyah menjadi kesempatan bagi setiap muslim untuk
melakukan muhasabah, mengevaluasi perjalanan hidup selama setahun terakhir,
sekaligus menyusun harapan dan tekad baru untuk masa depan yang lebih baik.
Sebagai bentuk syukur dan penghormatan terhadap datangnya tahun
baru Islam, Pondok Pesantren Hasan Jufri turut menggelar rangkaian kegiatan
keagamaan yang berlangsung dengan penuh khidmat. Menjelang waktu Maghrib, para
santri Hasan Jufri Putra berkumpul untuk mengikuti pembacaan doa akhir tahun.
Setelah adzan Maghrib dan pelaksanaan shalat Maghrib berjamaah, kegiatan
dilanjutkan dengan pembacaan doa awal tahun yang dipimpin langsung oleh
Pengasuh Pondok Pesantren Hasan Jufri, Kiai Moh. Najahul Umam, dan diikuti oleh
seluruh santri dengan penuh kekhusyukan.
Pada momen tersebut, terdapat pula kegiatan minum susu bersama yang
menjadi bagian dari tradisi penyambutan tahun baru Hijriyah. Secara filosofis,
susu sering dimaknai sebagai simbol kesucian, kebersihan hati, dan harapan akan
kehidupan yang lebih baik. Warna putih susu melambangkan lembaran baru yang
bersih, sebagaimana harapan setiap muslim untuk memulai tahun yang baru dengan
hati yang lebih jernih, amal yang lebih baik, dan semangat yang lebih kuat
dalam beribadah kepada Allah SWT.
Setelah kegiatan tersebut, para santri melaksanakan shalat ba'diyah
Maghrib, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Surah Yasin, Surah Al-Mulk,
Surah Al-Waqi'ah, serta tahlil bersama. Rangkaian ibadah ini menjadi wujud
ikhtiar spiritual agar tahun yang akan dijalani dipenuhi keberkahan,
keselamatan, dan kemudahan dalam menuntut ilmu maupun menjalani kehidupan
sehari-hari.
Usai shalat Isya, suasana semakin semarak dengan lantunan shalawat
yang dibawakan oleh grup banjari Dhiya'ul Mujtaba. Berbagai shalawat
dikumandangkan dengan penuh semangat dan kecintaan kepada Rasulullah SAW.
Alunan rebana yang berpadu dengan suara para santri menambah kehangatan suasana
malam pergantian tahun Hijriyah di lingkungan pesantren.
Rangkaian kegiatan ini menjadi bukti bahwa pergantian tahun dalam
Islam bukanlah perayaan yang diisi dengan hura-hura, melainkan momentum untuk
mendekatkan diri kepada Allah SWT, memperbanyak doa, dzikir, dan amal saleh.
Melalui kegiatan tersebut, para santri diajak untuk memahami bahwa setiap
pergantian waktu adalah pengingat bahwa umur terus berkurang, sehingga harus
dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk beribadah dan menuntut ilmu.
Semoga datangnya Tahun Baru Hijriyah 1448 H membawa keberkahan bagi
seluruh keluarga besar Pondok Pesantren Hasan Jufri, para guru, santri, alumni,
serta kaum muslimin di mana pun berada. Semoga Allah SWT mengampuni dosa-dosa
yang telah lalu, menerima amal ibadah yang telah dikerjakan, menjauhkan kita
dari segala bentuk maksiat dan keburukan, serta membimbing langkah kita menuju
kehidupan yang lebih baik, lebih bermanfaat, dan lebih dekat kepada-Nya.
Selamat Tahun Baru Hijriyah 1448 H. Semoga tahun ini menjadi awal
bagi lahirnya pribadi-pribadi yang lebih bertakwa, berilmu, dan berakhlakul
karimah. Aamiin ya Rabbal 'Alamin.