Cinta Adalah
Memberi
Cinta Sejati
Adalah memberi:waktu, perhatian, dan pengorbanan. Jalan cinta menuntut
kesungguhan, mengutamakan orang lain, dan dekat kepada Allah.
Sebagian orang
di dunia ini pernah menempuh jalan
cinta. Jika engkau ditanya sebagaian orang, apakah jalan cinta berarti tidak
perlu lagi berjuang dan bersusah payah.
Maka jawablah
engkau dengan tegas, tidak. Cinta itu
sendiri adalah perjuangan. Bahkan, ia adalah perjuangan yang tidak ringan.
Cinta menuntut pengorbanan, kesungguhan, dan kemampuan menundukkan ego.
Bahwa hakikat cinta bukanlah sekadar perasaan
atau ungkapan lisan. Cinta adalah memberi, yaitu memberi waktu, perhatian, dan
kepentingan diri kepada orang lain. Karena itu, cinta selalu menuntut
keberanian untuk mendahulukan yang lain atas diri sendiri.
Penjelasan ini
diperkuat dalam firman Allah SWT:
“Dan mereka
mengutamakan orang lain atas diri mereka sendiri, meskipun mereka mempunyai
keperluan yang mendesak.” (QS.
Al-Hasyr : 9)
Ayat ini, adalah
Gambaran paling jernih tentang cinta dalam pandangan islam. Cinta bukan sekadar
kata, melainkan tindakan nyata yang tampak dalam pengorbanan dan kepedulian.
Bahwa jalan
cinta bukan jalan yang mudah, melainkan jalan yang menuntut kesungguhan. Cinta
sejati lahir ketika seseorang mampu memberi, bahkan saat dirinya sendiri berada
dalam kebutuhan. Inilah cinta yang memerdekakan jiwa dan mendekatkan hamba
kepada Allah SWT.
