Abu Dujanah: Pemberani yang Menundukkan Ego

 


Abu Dujanah: Pemberani yang Menundukkan Ego

Tak banyak yang mengenal Abu Dujanah, sahabat Nabi ﷺ yang berani namun penuh kendali. Dalam Perang Uhud, Rasulullah menawarkan pedang dengan syarat: harus digunakan sebagaimana mestinya. Abu Dujanah berdiri dan berkata, “Aku akan menggunakannya sebagaimana haknya.”

Ia pun maju ke medan perang dengan sorban merah di kepala—tanda siap mati di jalan Allah. Dengan gagah ia membelah barisan musuh, melindungi Nabi dengan tubuhnya sendiri. Tapi ketika berhadapan dengan seorang wanita musyrik, ia menahan diri. “Aku tak ingin menodai pedang Rasulullah dengan darah wanita,” ujarnya.

Keberanian Abu Dujanah bukan soal tampil gagah, tapi tentang menundukkan ego. Ia langka—karena tahu kapan maju, dan kapan menahan diri. Dari kisahnya, kita belajar: keberanian sejati bukan hanya berani bertindak, tapi juga berani mengendalikan diri.

Post a Comment

Previous Post Next Post