Kata-Kata Bijak Imam Al Ghozali II Dalam Khusyuk


"Khusyuk adalah inti dari ibadah yang sejati. Ketika hati dan pikiran kita sepenuhnya terfokus pada Allah, maka segala sesuatu di sekitar kita akan meredup dan kehadiran-Nya menjadi yang utama.

Dalam kekhusyukan, Imam Al-Ghazali mengatakan, 'Ketika kamu berdiri di hadapan Allah, biarkanlah hatimu merasakan kehinaan dan kebutuhanmu yang absolut. Janganlah merasa angkuh, karena hanya dalam kerendahan hati itulah kamu dapat menggapai kebesaran-Nya.'

Dia juga mengajarkan, 'Jika hatimu terasa kosong, isi lahanya dengan zikir dan renungan yang menyentuh. Perenungan akan menghidupkan hati dan memberikan kepadanya kehangatan dan kehidupan spiritual yang tak ternilai.'

Imam Al-Ghazali juga menekankan pentingnya meningkatkan kesadaran diri. Ia berkata, 'Renungkanlah setiap kata yang keluar dari lisanmu, amati setiap tindakan yang kau lakukan. Ketika kesadaran dirimu semakin terbuka, khusyuk akan menjadi keadaan alami yang menyelimuti hidupmu.'

Dalam perjalanan menuju khusyuk, ia mengingatkan, 'Jangan membiarkan perasaan malas atau distraksi menguasai dirimu. Tetaplah berjuang dan belajarlah untuk menundukkan hawa nafsu yang menghalangimu. Khusyuk bukanlah sesuatu yang diberikan dengan mudah, melainkan sebuah pencapaian yang membutuhkan upaya dan kesungguhan.'

Akhir kata, Imam Al-Ghazali menyampaikan, 'Hadirilah setiap ibadahmu dengan hati yang khusyuk dan perasaan yang penuh pengabdian. Bukanlah kuantitas yang utama, melainkan kualitas dalam menyatu dengan Tuhanmu. Jadilah hamba yang khusyuk, dan hiduplah dalam cahaya-Nya yang mengisi setiap ruang dalam hatimu.'"

Catatan: Kata-kata yang diatribusikan kepada Imam Al-Ghazali di atas adalah ringkasan dari konsep khusyuk dalam ajaran beliau. Mungkin tidak semua kutipan langsung dari karya-karya Imam Al-Ghazali.

Post a Comment

Previous Post Next Post