Gerhana Bulan 08-11-2022 II Pp Hasan Jufri

 










Fenomena alam malam tadi (15 Rabiul Akhir/08-11-2022) merupakan fenomena yang cukup lama sebab kejadian ini bisa membutuhkan waktu yang cukup lama. Karena itu banyak orang menagabadikan momen yang lankah itu.



Di Pondok Pesantren Hasan Jufri sendiri mengabadikan momen tersebut dengan melaksanakan shalat sunnah gerhana bulan di Masjid Pondok pesantren Hasan Jufri (Al-Baitil ‘Atiq). Pelaksanaan sholat sunnah gerhana bulan ini di imami oleh Ust. Suruji Nuh.




Di momen ini mengingat kita akan suatu hal yang terjadi di masa Rasulullah. Kisah sayyidina Ibrahim putra nabi yang wafat pada saat gerhana matahari, masyarakat Madinah waktu itu menyangka gerhana terjadi karena wafatnya. Rasulullah naik ke mimbar.


إِنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ لاَيَخْسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلاَ لِحَيَاتِهِ وَلَكِنَّهُمَا آيَتَانِ مِنْ آيَاتِ اللهِ , فَإِذَا رَأَيْتُهُمَا فَصَلُّوا


 Artinya : “sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda diantara tanda-tanda Allah. Gerhana ini tidak terjadi karena kematian seseorang atau lahirnya seseorang. Jika kalian melihat gerhana tersebut, maka lakukanlah shalat gerhana,” (Shahih Bukhari, 1042)

 





Post a Comment

Previous Post Next Post