Social Items

 










Kisah terkabulnya Doa Seorang Yang Terpenjara

Ibrahim bin Yazid At-Taimy Rahimahullahu. Meriwayatkan, ‘tatkala terjadi pristiwa penahanan yang terkenal itu, aku masukkakn kepenjara,. Aku diikat bersama orang-orang dalam satu ikatan dan diletakkan ke dalam satu ruangan sempit yang yang hanya cukup untuk tempat duduk, di situ mereka makan, buang air besar dan shalat’.



Beliau melanjutkan, ‘lalu dibawalah seorang lai-laki dari penduduk bahrain dan dimasukkan ke tempat kami. Karena terlalu sempit, mereka jadi berdesak-desakan. Lalu dia berkata, ‘sabarlah kalian, hanya malam ini saja.



Tatkala malam telah tiba, dia berdiri malakukan shalat, lalu berdoa, ‘Ya Rabb, Engkau telah menganugerahkan agama-Mu kepadaku dan Engkau telah mengajarkan kitab-Mu kepadaku, kemudian Engkau kuasakan atasku sejahat-jahat makhluk-Mu. Ya Rabb, hanya malam ini... hanya malam ini... aku tak ingin sampai subuh berada di sini’.



Belum lagi kami berada di waktu shubuh, tiba-tiba pintu penjara diketuk , ‘Mana orang Bahrain itu?! ‘mana orang Bahrain itu?!



Lalu masing-masing kami mengira, ‘Tidak lama lagi dia pasti akan dibunuh’. Ternyata dia justru dilepaskan. Lantas dia datang dan berdiri di pintu penjara. Setelah mengucap salam kepada kami, dia berkata, ‘Taatlah kalian kepada Allah, pasti Dia tidak menelantarkan kalian’.


Kisah terkabulnya Doa Seorang Yang Terpenjara

 










Kisah terkabulnya Doa Seorang Yang Terpenjara

Ibrahim bin Yazid At-Taimy Rahimahullahu. Meriwayatkan, ‘tatkala terjadi pristiwa penahanan yang terkenal itu, aku masukkakn kepenjara,. Aku diikat bersama orang-orang dalam satu ikatan dan diletakkan ke dalam satu ruangan sempit yang yang hanya cukup untuk tempat duduk, di situ mereka makan, buang air besar dan shalat’.



Beliau melanjutkan, ‘lalu dibawalah seorang lai-laki dari penduduk bahrain dan dimasukkan ke tempat kami. Karena terlalu sempit, mereka jadi berdesak-desakan. Lalu dia berkata, ‘sabarlah kalian, hanya malam ini saja.



Tatkala malam telah tiba, dia berdiri malakukan shalat, lalu berdoa, ‘Ya Rabb, Engkau telah menganugerahkan agama-Mu kepadaku dan Engkau telah mengajarkan kitab-Mu kepadaku, kemudian Engkau kuasakan atasku sejahat-jahat makhluk-Mu. Ya Rabb, hanya malam ini... hanya malam ini... aku tak ingin sampai subuh berada di sini’.



Belum lagi kami berada di waktu shubuh, tiba-tiba pintu penjara diketuk , ‘Mana orang Bahrain itu?! ‘mana orang Bahrain itu?!



Lalu masing-masing kami mengira, ‘Tidak lama lagi dia pasti akan dibunuh’. Ternyata dia justru dilepaskan. Lantas dia datang dan berdiri di pintu penjara. Setelah mengucap salam kepada kami, dia berkata, ‘Taatlah kalian kepada Allah, pasti Dia tidak menelantarkan kalian’.


No comments