Social Items

 

belajar untuk masa depan




Perlu di ketahui bahwasanya mencari ilmu (belajar) itu wajib bagi muslim laki-laki dan perempuan.dan kapan waktu belajar itu?  Yaitu dari buayan ibu sampai liang lahad (kuburan). Dan wajib bagi seorang muslim mempelajari ilmu sesuatu yang sedang dialami dengan sebatas ilmu yang di alami dengan sebatas ilmu yang dapat mengantarkan yang wajib, karena hal-hal yang dapat mengantarkn pada pelaksanaan kefarduan itu menjadi fardu, dan hal_hal yang dapat menghantarkan pelaksanaan kewajiban itu juga menjadi wajib.


Seseorang wajib mempelajari tentang shalat karena shalat juga merupakan kewajiban, begitu juga dengan puasa dan zakat apabila ia punya harta dan seseorang juga mempelajari tentang haji apabila ia telah mampu.


Dan sebaiknya para pencari ilmu itu niat karena untuk mencari ridha dari Allah (dunia dan di Akhirat)  dan menghilangkan kebodohan yang ada pada diri kita sendiri dan yang ada pada orang lain ,menghidupkan Islam. Sesungguhnya menghidupkan islam itu juga butuh pada ilmu.


Dan tidak sah berbuat zuhud dan bertaqwa sementara dalam kebodohan (tidak mem[punyai ilmu) orang yang ‘Alim yang tidak teratur merupakan kerusakan yang besar, lebih besar lagi apabila orang bodoh (orang yang tidak berilmu) melakukan ibadah tampa ilmu.


Keterangan:

        semisal ada seseorang namanya Zaid, Zaid ini melakukan suatu perkara yang tidak bener seperti misalnya mencuri, Zaid ini tahu hokum mencuri ini adalah haram tapi masih dilakuin. Dan juga ada seseorang namanya ‘Amr misalnya, ‘Amr ini tekun beribadah seperti shalat, dll akan tetapi si ‘Amr ini tidak tahu (hanya ikut-ikutan) maka si ‘Amr ini lebih buruk atau lebih berhaya dari pada si Zaid tadi.


 

Catatan: kedua tadi ini (Zaid dan ‘Amr) tdak layak dijadikan panutan. Bahkan kedua tadi ini (Zaid dan ‘Amr)  menjadi fitnah bagi ummat.


 

Dari cerita diatas tadi baik untuk dijadikan inspirasi untuk tetaplah mencari ilmu.Karena ilmu merupakan pokok dalam segalah hal. Brang siapa yang menginginkan dunia maka harus disertai dengan ilmu. Dan barang siapa yang menginginkan kahirat maka harus punya ilmu.


 

Mari kita ajarkan anak-anak kita atau kita sekalian mencari ilmu, karena ilmu itu juga merupakan kewajiban yang harus kita cari bagi muslim laki-laki dan perempuan. Baik belajar di pondok ataupun di tempat pengajian.


 

Berkaitan dengan zaman sekarang, zaman yang serbah canggi ini /yang serba olline ini kita harus pandai-pandai dalam menyilkapi hal-hal yang ada di dalamnya ,baik dan tidak baik nya halal dan haram nya. maka dari itu pula kita harus mengetahui kebenaran yang ada di zamia ini zaman ini


 

Sabda Rasulullah SAW: "Ajarilah anak-anakmu sesuai dengan zamannya, karena mereka hidup di zaman mereka bukan pada zamanmu. Sesungguhnya mereka diciptakan untuk zamannya, sedangkan kalian diciptakan untuk zaman kalian”


Belajar Adalah Insvenstasi Di Masa Depan

 

belajar untuk masa depan




Perlu di ketahui bahwasanya mencari ilmu (belajar) itu wajib bagi muslim laki-laki dan perempuan.dan kapan waktu belajar itu?  Yaitu dari buayan ibu sampai liang lahad (kuburan). Dan wajib bagi seorang muslim mempelajari ilmu sesuatu yang sedang dialami dengan sebatas ilmu yang di alami dengan sebatas ilmu yang dapat mengantarkan yang wajib, karena hal-hal yang dapat mengantarkn pada pelaksanaan kefarduan itu menjadi fardu, dan hal_hal yang dapat menghantarkan pelaksanaan kewajiban itu juga menjadi wajib.


Seseorang wajib mempelajari tentang shalat karena shalat juga merupakan kewajiban, begitu juga dengan puasa dan zakat apabila ia punya harta dan seseorang juga mempelajari tentang haji apabila ia telah mampu.


Dan sebaiknya para pencari ilmu itu niat karena untuk mencari ridha dari Allah (dunia dan di Akhirat)  dan menghilangkan kebodohan yang ada pada diri kita sendiri dan yang ada pada orang lain ,menghidupkan Islam. Sesungguhnya menghidupkan islam itu juga butuh pada ilmu.


Dan tidak sah berbuat zuhud dan bertaqwa sementara dalam kebodohan (tidak mem[punyai ilmu) orang yang ‘Alim yang tidak teratur merupakan kerusakan yang besar, lebih besar lagi apabila orang bodoh (orang yang tidak berilmu) melakukan ibadah tampa ilmu.


Keterangan:

        semisal ada seseorang namanya Zaid, Zaid ini melakukan suatu perkara yang tidak bener seperti misalnya mencuri, Zaid ini tahu hokum mencuri ini adalah haram tapi masih dilakuin. Dan juga ada seseorang namanya ‘Amr misalnya, ‘Amr ini tekun beribadah seperti shalat, dll akan tetapi si ‘Amr ini tidak tahu (hanya ikut-ikutan) maka si ‘Amr ini lebih buruk atau lebih berhaya dari pada si Zaid tadi.


 

Catatan: kedua tadi ini (Zaid dan ‘Amr) tdak layak dijadikan panutan. Bahkan kedua tadi ini (Zaid dan ‘Amr)  menjadi fitnah bagi ummat.


 

Dari cerita diatas tadi baik untuk dijadikan inspirasi untuk tetaplah mencari ilmu.Karena ilmu merupakan pokok dalam segalah hal. Brang siapa yang menginginkan dunia maka harus disertai dengan ilmu. Dan barang siapa yang menginginkan kahirat maka harus punya ilmu.


 

Mari kita ajarkan anak-anak kita atau kita sekalian mencari ilmu, karena ilmu itu juga merupakan kewajiban yang harus kita cari bagi muslim laki-laki dan perempuan. Baik belajar di pondok ataupun di tempat pengajian.


 

Berkaitan dengan zaman sekarang, zaman yang serbah canggi ini /yang serba olline ini kita harus pandai-pandai dalam menyilkapi hal-hal yang ada di dalamnya ,baik dan tidak baik nya halal dan haram nya. maka dari itu pula kita harus mengetahui kebenaran yang ada di zamia ini zaman ini


 

Sabda Rasulullah SAW: "Ajarilah anak-anakmu sesuai dengan zamannya, karena mereka hidup di zaman mereka bukan pada zamanmu. Sesungguhnya mereka diciptakan untuk zamannya, sedangkan kalian diciptakan untuk zaman kalian”


No comments