Persiapan Upacara Tujuh Belasan, Santri Hasan Jufri Mulai Latihan Sejak Dini


Malam ini, Pondok Pesantren Hasan Jufri kembali dipenuhi aktivitas para santri. Usai melaksanakan salat Isya, para santri yang dipercaya menjadi petugas upacara berkumpul untuk mengikuti latihan persiapan upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.

 

Dengan waktu persiapan yang terbilang singkat, sekitar tujuh hari menuju hari-H, latihan ini menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh rangkaian upacara dapat berjalan dengan tertib, khidmat, dan sesuai dengan yang diharapkan.

 

Para petugas upacara kali ini berasal dari kalangan santri kuliah Pondok Pesantren Hasan Jufri. Mereka mendapatkan tanggung jawab untuk mempersiapkan berbagai tugas dalam pelaksanaan upacara, mulai dari barisan, pembacaan teks, pengibaran bendera, hingga berbagai bagian lain yang membutuhkan kekompakan dan ketelitian.

 

Pada latihan pertama, masih terlihat banyak kekurangan. Beberapa gerakan belum seragam, koordinasi antarpeserta masih perlu diperbaiki, dan sejumlah bagian dari prosesi upacara masih harus dipelajari kembali.

 

Namun, justru di situlah pentingnya sebuah latihan.

 

Latihan bukan bertujuan untuk menunjukkan bahwa semuanya sudah sempurna. Sebaliknya, latihan menjadi ruang untuk menemukan kekurangan, memperbaikinya, dan membangun kekompakan sebelum pelaksanaan yang sebenarnya.

 

Dengan waktu yang tersisa sekitar satu minggu, para petugas diharapkan dapat terus meningkatkan kemampuan dan kedisiplinan. Setiap kesalahan yang ditemukan malam ini menjadi bahan evaluasi untuk latihan berikutnya.

 

Sebab, upacara yang baik tidak lahir secara tiba-tiba. Di balik barisan yang rapi, gerakan yang seragam, dan prosesi yang berjalan dengan khidmat, terdapat latihan, kesungguhan, serta kerja sama dari para petugas.

 

Semangat latihan pun menjadi bagian dari proses para santri dalam belajar bertanggung jawab. Amanah sebagai petugas upacara bukan sekadar tugas untuk tampil di hadapan peserta upacara, tetapi juga menjadi kesempatan untuk melatih kedisiplinan, kepemimpinan, kekompakan, dan rasa tanggung jawab.

 

Masih ada beberapa hari sebelum 17 Agustus 2026. Kekurangan pada latihan pertama bukanlah alasan untuk berhenti, melainkan langkah awal menuju hasil yang lebih baik.

 

Dengan latihan yang konsisten dan evaluasi yang terus dilakukan, diharapkan para petugas upacara Pondok Pesantren Hasan Jufri mampu memberikan penampilan terbaik pada hari-H nanti.

 

**Dari latihan malam ini, mereka belajar bahwa kesempurnaan bukanlah sesuatu yang langsung didapatkan, melainkan hasil dari proses, kesungguhan, dan kemauan untuk terus memperbaiki diri.**

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama