Malam Senin yang syahdu
menyelimuti kawasan Pondok Pesantren Hasan Jufri. Tepat pada tanggal 31 Mei
2026 yang bertepatan dengan malam 15 Dzulhijjah 1447 H, suasana pesantren
tampak lebih hidup dan dipenuhi dengan pancaran suara santri yang menggelagar dengan pembacaan syi'ir burdah. Ribuan santri tampak berbondong-bondong memadati Masjid Al Bait Al Atiq
untuk menghadiri salah satu agenda yang paling dinantikan: Acara Burdahan.
Seusai jamaah shalat Isya
ditunaikan, untaian pujian kepada
baginda Nabi Muhammad SAW mengelegar memenuhi dinginnya malam. Masjid Al Bait Al Atiq yang menjadi saksi bisu
perjuangan para santri menimba ilmu, seketika berubah menjadi lautan cahaya kekhusyukan.
Lantunan Qasidah Burdah dan
Tabuhan Banjari yang Menggetarkan Hati
Ada yang istimewa dari
pelaksanaan Burdahan kali ini. Tidak hanya pembacaan bait-bait syair karya Imam
al-Busiri yang menyentuh jiwa, namun sepanjang acara, lantunan qasidah ini
diiringi oleh tabuhan seni banjari yang dinamis namun tetap berwibawa.
Perpaduan antara suara merdu para
pelantun syi'ir dan ketukan rebana banjari yang khas menciptakan harmoni yang
luar biasa. Setiap bait Burdah yang dibacakan seolah membawa pesan kerinduan
yang mendalam kepada Rasulullah, membuat siapa saja yang hadir larut dalam
suasana khidmat.
Mengapa Malam 15 Dzulhijjah?
Pemilihan waktu di pertengahan
bulan Dzulhijjah ini tentu bukan tanpa alasan. Berada di bulan yang mulia—di
mana umat Islam di seluruh dunia baru saja atau sedang menyelesaikan rangkaian
ibadah haji dan kurban—menjadi momentum emas untuk mengetuk pintu langit.
Melalui wasilah (perantara) pembacaan shalawat Burdah, seluruh keluarga besar
Ponpes Hasan Jufri berharap mendapatkan keberkahan hidup, keselamatan, serta
syafaat kelak di hari akhir.
Acara yang berlangsung hingga
larut malam ini ditutup dengan doa bersama untuk kemaslahatan umat, bangsa, dan
khususnya untuk kemajuan Pondok Pesantren Hasan Jufri agar terus melahirkan
generasi yang bertakwa dan berakhlakul karimah.
Bagaimana suasana malam Burdahan di tempat kalian? Yuk, bagikan cerita atau pengalaman spiritual kalian di kolom komentar di bawah ini! Jangan lupa untuk share artikel ini ke teman-teman santri lainnya, ya