Social Items

 









Bagaimana hukumnya makan,minum dan tidur dalam masjid, sedangkan masjid adalah tempat untuk beribadah?

Jawaban: tidak apa-apa, dengan catatan:

# Tidak menyempitkan orang yang ada di masjid, baik orang yang sedang I’tikaf atau tidak.

# Makanannya tidak berbau yang tak sedap.

# Tidak sampai mengotori masjid.

Referensi:

* غاية تلخيص المراد من فتاوى ابن زياد- (1-23)

وَيَجُوْزُ النَّوْمُ فِيْهِ بِلاَ كَرَاهَةٍ بِقَيْدِ عَدَمِ التَّضْيِيْقِ أَيْضًا,سَوَاءٌ الْمُعْتَكِفُ وَغَيْرُهً, وَإِنْ وُضِعَ لَهُ فِرَاشٌ, وَكَذَا لَابأْسَ بِاْلأَكْلِ وَالّشُرْبِ وَاْلوُضُوْءِ إِذَا لَمْ يَتَأَذَّ بِهِ النَّاسُ, وَلَمْ يَكُنْ لِلْمَأْكُوْلِ رَائِحَةُ كَرِيْهَةُ كِالّثَوْمِ وَإِلَّا كُرِهَ. اه


HUKUM MAKAN,MINUM DAN TIDUR DALAM MASJID

 









Bagaimana hukumnya makan,minum dan tidur dalam masjid, sedangkan masjid adalah tempat untuk beribadah?

Jawaban: tidak apa-apa, dengan catatan:

# Tidak menyempitkan orang yang ada di masjid, baik orang yang sedang I’tikaf atau tidak.

# Makanannya tidak berbau yang tak sedap.

# Tidak sampai mengotori masjid.

Referensi:

* غاية تلخيص المراد من فتاوى ابن زياد- (1-23)

وَيَجُوْزُ النَّوْمُ فِيْهِ بِلاَ كَرَاهَةٍ بِقَيْدِ عَدَمِ التَّضْيِيْقِ أَيْضًا,سَوَاءٌ الْمُعْتَكِفُ وَغَيْرُهً, وَإِنْ وُضِعَ لَهُ فِرَاشٌ, وَكَذَا لَابأْسَ بِاْلأَكْلِ وَالّشُرْبِ وَاْلوُضُوْءِ إِذَا لَمْ يَتَأَذَّ بِهِ النَّاسُ, وَلَمْ يَكُنْ لِلْمَأْكُوْلِ رَائِحَةُ كَرِيْهَةُ كِالّثَوْمِ وَإِلَّا كُرِهَ. اه


No comments